Konsolidasi, IHSG Uji Level 7.350
Seseorang berjalan di bagian teras depan gedung Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertahan di bawah indikator MA200 di kisaran 7.330-7.350. Indikator Stochastic RSI mulai mendekati overbought area. Oleh sebab itu, pasar tampaknya perlu lebih sabar menunggu validasi bullish reversal (konfirmasi rebound ke 7.330-7.350).
Sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 6 Desember 2024, IHSG diperkirakan konsolidasi di kisaran 7.275-7.330. Pasar mencermati data cadangan devisa per akhir November 2024. Cadangan devisa diperkirakan tidak bergerak signifikan dari posisi USD151 miliar per akhir Oktober.
Pasalnya, nilai tukar Rupiah melemah, tapi relatif bertahan di bawah Rp16 ribu per dolar Amerika Serikat (USD). Salah satunya ditopang ekspektasi berlanjutnya kinerja ekspor November 2024. Menilik data dan fakta itu, Phintraco sekuritas menjagokan saham berikut.
Nah, saham laik koleksi dalam pandangan Phintraco sekuritas sangat layak untuk dikoleksi. Antara lain Sariguna Primatirta (CLEO), indofood CBP (ICBP), mitra Adiperkasa (MAPI), Kalbe Farma (KLBF), dan Unilever (UNVR).
Sementara itu, pasar global menanti data U.S. Nonfarm Payrolls dengan perkiraan naik menjadi 202 ribu edisi November 2024 dari periode Oktober 2024 sebesar 12 ribu. Data itu diyakini mendasari statement terbaru Kepala the Fed, Jerome Powell kembali meredam spekulasi pemangkasan suku bunga acuan Desember 2024. (*)
Related News
10 Sektor Jadi Pendorong, IHSG Awal Pekan Tancap Gas ke 8.859,19
3 Emiten Asuransi Paling Terdampak POJK 23, Bakal Aksi Korporasi Baru?
Perkuat Strategi, Manulife Indonesia Gelar Mega Kick Off 2026
18 dari 19 Emiten Saham Asuransi Kompak Ngegas Hari Ini, Ada Apa?
Pupuk Kaltim Klaim Produksinya di 2025 Lampaui Target
Tambang Menggeliat, IHSG Tembus 8.804,84 di Sesi I





