EmitenNews - PT Krakatau Steel Tbk (Persero) (KARS) menargetkan pertumbuhan volume penjualan baja sekitar 40% atau menjadi 2,8 juta ton. "Kami akan mencapai target untung US$24 juta," kata Senior Vice President Head of Sales Krakatau Steel Agus Pribadi, Jumat (2/2). Berdasar Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Kementerian BUMN dan BUMN di bawah Kedeputian Industri Pertambangan, Industri Strategis, dan Media, tercantum KS memproyeksikan masih rugi sebesar Rp1,171 triliun. KS menargetkan mampu mengantongi pendapatan sebesar Rp19,955 triliun, dengan total aset mencapai Rp55,389 triliun sepanjang 2017. Menurut Deputi Fajar Harry Sampoerno, kondisi yang dialami KS akibat harga baja yang belum stabil serta kontribusi dari PT KS Posco. "Pasti kita beri treatment untuk meminimalisir kerugian ini. Oleh sebab itu, kami akan bicara dengan manajemen KS," ujar Harry.
Related News
Portofolio JHT di Atas 1%, Pilihan BPJS Ketenagakerjaan Tepat Sasaran?
Peta Penguasaan Saham, Beda Fenomena HSC di Negara Maju vs Indonesia
Sinar Mas Kunci Rapat 6 Sahamnya, Alasan HSC Grup Tembus 99%
Benteng Keluarga Tahir di MPRO, Saham HSC 99,99% Milik Mayapada
Dikuasai Raksasa Tech, Danantara Nihil di List Kepemilikan > 1% GOTO
Kuasai 15% Bobot IHSG, 4 Emiten Top 10 Market Cap Ternyata HSC





