EmitenNews.com - Jumlah kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah selama libur Lebaran 2026 menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada 13-23 Maret 2026, terdapat kedatangan 36.709 wisatawan. Dibanding tahun 2025, ada penurunan 0,06 persen.

Dalam catatan yang dikutip Selasa (24/3/2026), Direktur Operasi PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko atau InJourney Destination Management, Indung Purwita Jati, mengungkapkan salah satu penyebab penurunan kunjungan adalah ketidakpastian situasi ekonomi di Indonesia. Masyarakat lebih selektif dalam mengeluarkan uang selama Lebaran. 

“Mereka tetap mudik, tapi ke daerah wisata lebih selektif. Kondisi ini sebenarnya sudah kami antisipasi. Karena ada liburan sekolah di Juni-Juli,” tuturnya.  

Kendati demikian, Indung mengaku pihaknya tidak hanya mengandalkan liburbur Lebaran untuk mendulang jumlah kunjungan. Beberapa survei mengatakan jumlah pemudik pada 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini diduga terjadi karena adanya kekhawatiran terkait kondisi keuangan dan daya beli masyarakat yang sedikit menurun. 

Saat yang sama banyak pekerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Di samping itu, angkatan kerja yang baru lulus kesulitan mendapatkan pekerjaan karena tergantikan oleh kecerdasan buatan (AI). 

Secara keseluruhan, jumlah pergerakan penumpang Lebaran 2026 diperkirakan turun sekitar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah pemudik diproyeksikan turun dari 146.400.000 orang menjadi sekitar 143.900.000 orang. 

Sebelumnya, Wakil Kapolda Jawa Tengah Brigadir Jenderal Latif Usman mengungkapkan jumlah kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, selama libur Lebaran 2026 menurun dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Ia mengutip data, jumlah kunjungan terbanyak berada di Lawang Sewu, Semarang dengan sekitar 199.000 wisatawan. Kemudian, Masjid Raya Sheikh Zayed, Surakarta sekitar 100.000 wisatawan; dan Candi Prambanan sejumlah 53.491 wisatawan. 

Brigjen Pol. Latif usman menyebut polisi terus melakukan pengamanan di objek wisata hingga Operasi Ketupat Candi berakhir. Objek wisata yang ada di Jawa Tengah tercatat 224. ***