Laba Bersih Astra Otoparts (AUTO) Sentuh Rp477 M di Kuartal I-2023
:
0
EmitenNews.com -PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) berhasil membukukan lonjakan laba bersih sebanyak 99% menjadi Rp 477,03 miliar pada kuartal I-2023. Kenaikan tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan dari Rp 4,58 triliun menjadi Rp 4,97 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan terungkap bahwa segmen ketiga lokal menyumbang pendapatan sebesar Rp 2,84 triliun atau bertumbuh 3,68% dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 2,72 triliun. Disusul oleh segmen ekspor yang justru memberikan penurunan kontribusi hingga 28,01% menjadi Rp 286,40 miliar dari sebelumnya mampu menyumbang Rp 397,81 miliar.
Selain itu perseroan juga membukukan peningkatan penjualan dari pihak-pihak berelasi dengan beberapa nama besar di dalamnya seperti PT Astra Honda Motor, PT Astra Daihatsu Motor, PT Inti Ganda Perdana dan entitas anak/and subsidiary, PT Kayaba Indonesia sebesar Rp 1,94 triliun. Angka itu juga meningkat 23,57% dari sebelumnya Rp 1,57 triliun.
Seiring dengan pertumbuhan pendapatan, beban pokok pendapatan juga meningkat 4,12% atau berjumlah Rp 4,17 triliun dari sebelumnya Rp 4,00 triliun. Pertumbuhan beban utamanya disebabkan oleh kenaikan dari bahan baku yang digunakan sebesar 13,43% menjadi Rp 2,29 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 2,02 triliun.
Meski demikian, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kuartal pertama 2023 berjumlah Rp 477,03 miliar, melesat hampir 100% dari periode yang sama pada tahun 2022 yakni Rp 239,05 miliar. Dengan pertumbuhan tersebut, laba per saham dari AUTO juga meningkat Rp 90 per saham dari sebelumnya Rp 47 per saham.
Related News
Emiten Industri Kemasan Ini Dapat Jaminan Pasokan Raksasa Baja Korea
Alami Tekanan Keuangan, Adhi Karya (ADHI) Sulit Bayar Bunga Obligasi
FTSE Tendang Sejumlah Emiten Lo Kheng Hong dari Micro Cap
Dirut ITSEC Asia (CYBR) Kembali Tambah Porsi Saham, Ini Tujuannya
FTSE Russel Depak 29 Saham & Turunkan 10 Saham Indonesia dari Indeks
Emiten Grup Sinar Mas (BSDE) Turun Kasta dari Mid Cap FTSE Russell





