EmitenNews.com - Bank Panin Syariah (PNBS) sepanjang 2025 mengoleksi laba bersih Rp20,01 miliar. Melorot 85,27 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp135,93 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar dan dilusian terkoreksi menjadi Rp0,52 dari akhir 2024 sebesar Rp3,50. 

Pendapatan pengelolaan dana oleh bank sebagai mudharib Rp1,2 triliun, mengalami lonjakan tipis dari Rp1,15 triliun. Hak pemilik dana atas bagi hasil dana syirkah temporer Rp824,28 miliar, bertambah dari Rp735,91 miliar. Total pendapatan usaha lainnya Rp103,21 miliar, susut dari Rp114,21 miliar. 

Beban kerugian penurunan nilai Rp65,61 miliar, berkuran signifikan dari Rp9,26 miliar. Jumlah beban usaha lainnya Rp387,29 miliar, susut dari Rp423,37 miliar. Beban terbesar beban kepegawaian Rp176,82 miliar, melonjak dari Rp150,21 miliar. Lalu, beban administrasi Rp123,02 miliar, bengkak dari Rp120,93 miliar. 

Laba usaha Rp28,69 miliar, drop dari akhir tahun sebelumnya Rp104,4 miliar. Pendapatan non tunai Rp1,58 miliar, turun dari Rp3,04 miliar. Laba sebelum zakat dan beban pajak Rp30,28 miliar, anjlok dari Rp107,44 miliar. Laba sebelum beban pajak Rp29,52 miliar, drop dari Rp104,76 miliar. 

Jumlah ekuitas terkumpul Rp2,97 triliun, mengalami peningkatan dari Rp2,89 triliun. Defisit Rp1,03 triliun, menyusut dari akhir tahun sebelumnya Rp1,05 triliun. Total liabilitas Rp1 triliun, berkurang signifikan dari Rp2,27 triliun. Jumlah aset Rp19,11 triliun, melejit dari akhir 2024 senilai Rp16,83 triliun. (*)