Laba Melonjak 218 Persen, Saham DADA Auto Pucuk?
:
0
Salah satu properti milik perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Diamond Citra (DADA) sepanjang 2025 mengemas laba bersih Rp3,5 miliar. Melonjakan 218,18 persen dari episode sama tahun sebelumnya dengan koleksi laba bersih Rp1,1 miliar. Dengan hasil positif itu, laba per saham dasar emiten sejuta ritel tersebut menjadi Rp0,45 dari sebelumnya Rp0,15.
Pendapatan Rp43,13 miliar, melonjak 16,47 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp37,03 miliar. Beban pokok pendapatan Rp20,19 miliar, mengalami pembengkakan dari akhir 2024 senilai Rp14,65 miliar. Laba kotor tercatat Rp22,93 miliar, mengalami peningkatan tipis dari sebelumnya Rp22,37 miliar.
Beban penjualan dan pemasaran Rp2,36 miliar, susut dari Rp2,72 miliar. Beban umum dan administrasi Rp11,27 miliar, bengkak dari Rp9,95 miliar. Jumlah beban usaha Rp13,63 miliar, bertambah dari Rp12,68 miliar. Laba usaha Rp9,3 miliar, turun tipis dari sebelumnya Rp9,69 miliar.
Penghasilan keuangan Rp34,98 juta, molesta signifikan dari Rp4,18 juta. Penghasilan lainnya Rp27,67 juta. Beban keuangan Rp4,81 miliar, menciut dari periode sama tahun sebelumnya Rp7,66 miliar. Total beban lain-lain Rp4,74 miliar, drop dari surplus Rp7,66 miliar. Laba tahun berjalan Rp3,51 miliar, naik dari Rp1,1 miliar.
Jumlah ekuitas terakumulasi senilai Rp355,7 miliar, mengalami lonjakan dari akhir tahun sebelumnya Rp352,17 miliar. Total liabbilitas tercatat Rp283,74 miliar, mengalami penyusutan dari akhir 2024 sebesar Rp291,21 miliar. Jumlah aset terkumpul Rp639,44 miliar, mengalami dilusi dari sebelumnya Rp643,38 miliar.
Di sisi lain, saham DADA mendekam di posisi Rp50. Enam bulan terakhir, saham DADA terperosok 19 poin alias 27,54 persen dari edisi 17 Oktober 2025 di kisaran Rp69. Saham DADA menyentuh level terendah Rp4 dari tertinggi Rp178. Dengan gerak fluktuasi brutal, tidak sedikit investor terutama ritel nyangkut alias tidak bisa keluar. (*)
Related News
Sudahi 2025, Penjualan Loyo, Laba KOKA Drop 408 Persen
Harga Merangkak, Bos BULL Serap 26,7 Juta Lembar Rp11,55 Miliar
PJAA Rinci Jadwal Dividen Rp41,68 Miliar, Kinerja Kuartal I Drop
LPPF Beber Jadwal Dividen Rp725 Miliar, Yield 12,98 Persen
WMUU Right Issue Rp600,47 Miliar, Harga Atas Pasar, dan Rasio 125:58
Dorong Likuiditas Saham! ITSEC Asia (CYBR) Raih Restu Stock Split





