EmitenNews.com - Emiten Basic Industry and Chemicals PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp720,92 miliar pada tahun 2021, atau tumbuh 10,76 persen dibandingkan tahun 2020 yang terbilang Rp650,98 miliar.

 

Merujuk data laporan keuangan tahun 2021 telah audit SMCB yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (23/2/2022).Perolehan laba itu sukses mendongkrak laba per saham dasar menjadi Rp88, sedangkan akhir tahun 2020 hanya sebesar Rp85.

 

Adapun, SMCB per akhir tahun 2021 mencatatkan pendapatan tumbuh 10,98 persen menjadi Rp11,218 triliun. Rincinya, penjualan semen sebesar Rp10,24 triliun, penjulan beton jadi senilai Rp822,65 miliar, agregat terbilang Rp115,61 miliar. Dan jasa konstruksi Rp39,872 miliar.

 

Namun, beban pokok  pendapatan membengkak 17,4 persen menjadi Rp8,364 triliun, akibatnya laba kotor menyusut 4,3 persen menjadi Rp2,853 triliun.  

 

Menariknya, beban keuangan dapat ditekan sedalam 32,54 persen menjadi Rp454,85 miliar.

 

Sementara itu, aset perseroan tercatat tumbuh 3,6 persen menjadi Rp21,491 triliun, Hal itu ditopang kenaikan modal disetor sebesar 93,81 persen menjadi Rp5,014 triliun.

 

Jumlah liabilitas SMCB di akhir tahun tercatat sebesar Rp10,30 triliun atau susut dari tahun sebelumnya Rp13,17 triliun. Namun, ekuitas SMCB justru tumbuh menjadi Rp11,18 triliun dari sebelumnya hanya Rp7,56 triliun.

 

Adapun posisi keuangan emiten yang harus diperhatikan adalah kas dan setara kas akhir tahun yang tercatat Rp290,56 miliar atau menyusut dibandingkan dengan posisi di akhir tahun 2020 yang tercatat Rp526,81 miliar.