Lahir Perkumpulan Penyalur Kedelai Nasional, Ini Harapan Bapanas
:
0
Pengrajin tahu - tempe mengolah kedelai. dok. RRI.
EmitenNews.com - Perkumpulan Penyalur Kedelai Nasional (PPKN) diminta dapat berkontribusi dalam mengendalikan harga kedelai. Badan Pangan Nasional (Bapanas) berharap melalui asosiasi yang baru saja berdiri itu, akan lebih memudahkan pemerintah untuk membentuk dan mensosialisasikan kebijakan.
"Poin utama mengendalikan harga, PPKN dari orang yang nggak mau berasosiasi kemudian mau berkumpul, memudahkan pemerintah untuk punya program, salah satunya pengendalian harga," kata Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa, usai menghadiri deklarasi pembentukan PPKN, di Jakarta, Kamis (2/3/2023).
Dalam penilaian Ketut Astawa, asosiasi boleh dibentuk oleh siapa saja dan tidak harus berjumlah satu. Sama halnya dengan PPKN yang hadir sebagai asosiasi di sektor tahu dan tempe, meskipun asosiasi serupa, yakni Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gapoktindo) telah hadir lebih dahulu.
Melalui asosiasi, juga akan lebih memudahkan pemerintah untuk membentuk dan mensosialisasikan kebijakan. Pasalnya, dengan berkumpulnya para pedagang, dan distributor akan memudahkan dalam pengambilan kebijakan.
"Mereka berkumpul dalam 1 wadah, pedagang, distributor berkumpul dan memudahkan Saat mengambil kebijakan, mengintervensi pasar atau ingin mengetahui kondisi pasar. Mereka bisa memberikan data yang riil. Dengan adanya data yang tepat kita lebih mudah mengambil kebijakan," ujar I Gusti Ketut Astawa. ***
Related News
Trump Sesumbar Selat Hormuz akan Jadi Wilayah AS
Lunasi Obligasi 7 September, Bank SulutGo Alokasikan Dana Rp750 Miliar
APBN 2027 Target Pertumbuhan 6%, Asumsi Rupiah Rp17.500/USD
Di Sidang MPR, Prabowo akan Usut Direksi BUMN 32 Tahun ke Belakang
Di Sidang MPR Presiden Ungkap Keberhasilan Swasembada 8 Komoditas
Emas Antam Turun Rp36 Ribu Terimbas Profit Taking Global





