EmitenNews.com - Akulaku Silvrr Indonesia memperkuat pengaruh dalam tubuh Bank Neo (BBYB). Sang pengendali perseroan itu, kembali melahap 13.448.300 helai alias 13,44 juta lembar. Aksi tersebut telah dilakukan pada Selasa, 21 Maret 2023. 


Berdasar data KSEI, diperantarai oleh OCBC Sekuritas Indonesia. Dengan pelaksanaan transaksi itu, tabungan saham Akulaku Silvrr makin menumpuk. Menjadi 3,14 miliar lembar atau setara dengan porsi kepemilikan 26,10 persen.


Bertambah 0,12 persen dari periode sebelum transaksi dengan tabulasi sebanyak 3,12 miliar lembar alias 25,98 persen. Sebelumnya, pada 20 Maret 2023, Akulaku Silvrr menjala 24.087.800 helai alias 24,08 juta eksemplar. Transaksi senyap tersebut dibantu oleh OCBC Sekuritas Indonesia. 


Transaksi perusahaan berbasis di Sahid Sudirman Center Lantai 11 Unit H telah dilakukan pada Senin, 20 Maret 2023. Nah, pelaksanaan transaksi itu, timbunan saham Akulaku terus membubung. Menjadi 3,12 miliar eksemplar alias setara dengan 25,98 persen.


Per 28 Februari 2023, pemegang saham Bank Neo sebagai berikut. Akulaku Silvrr 3,08 miliar lembar alias 25,66 persen, Gozco Capital 1,26 miliar helai atau 10,53 persen, Rockcore Financial 736 juta lembar setara dengan donasi 6,12 persen, dan masyarakat 6,94 miliar lembar atau 57,69 persen. (*)