Lanjut Menguat, IHSG Terobos Level 6.250
:
0
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan sesi 2, Jumat 26 Juni 2026. Photo/Rizki EmitenNews.com
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat 1,56 persen menjadi 6.186. Secara teknikal, IHSG ditutup di atas level MA5, MA20, MA50, dan masih bertahan di atas level 6.000. Stochastic RSI mendekati area oversold, dan berpotensi mengalami golden cross.
So, IHSG diramal melanjutkan penguatan. Sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 31 Juli 2026, IHSG akan menyusuri level support 6.100, dan posisi resistance 6.250. Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materiil terhadap UU No. 17/2025 tentang APBN 2026 mengatur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam anggaran penyelenggaraan pendidikan sebesar 20 persen dari APBN.
MK menegaskan dalam APBN tahun-tahun berikutnya, anggaran program MBG bukan merupakan komponen utama pendidikan harus dipisah atau tidak menjadi bagian dari anggaran operasional penyelenggaraan pendidikan. Pemisahan itu, berlaku paling lambat dalam APBN Tahun Anggaran 2028 atau paling lama 2 tahun sejak putusan diucapkan.
Itu diperkirakan berdampak terhadap pembagian porsi anggaran pos-pos lain kalau anggaran untuk MBG diasumsikan masih relatif besar. Rebound indeks bursa Wall Street, dan koreksi harga minyak diperkirakan menjadi faktor positif pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini.
Beberapa data ekonomi terbaru Amerika Serikat (AS) meredam kecemasan akan potensi kenaikan suku bunga the Fed lebih besar dari perkiraan. Berlangsungnya earning season kuartal II 2026, dan marak aksi korporasi juga menjadi faktor positif. Berdasar data itu, Phintraco Sekuritas menjagokan saham MDKA, INCO, TINS, BULL, AADI, dan BBNI. (*)
Related News
IHSG Berpotensi Kembali Menguat, Ini Kata Analis
Pentingnya Diversifikasi Portofolio Investasi
IHSG Melambung ke 6.186, Emiten Prajogo Transaksi Terbesar tapi Anjlok
Karyawan Diduga Pelaku Bully, Apa Tindakan BNI Sekuritas?
Hana Bank Perkuat Pemberdayaan Anak Berkebutuhan Khusus
Laba Samsung Meroket 14 Kali Lipat Berkat AI, Bisnis HP Justru Minus





