Layman Holdings Buang 400 Juta Saham LAPD di Papan FCA
:
0
Ilustrasi: Salah satu usaha milik LAPD
EmitenNews.com - Emiten energi dari papan pemantauan khusus, PT Leyand International Tbk. (LAPD), mengumumkan divestasi sebagian saham oleh salah satu pemegang saham utamanya, Layman Holdings PTE LTD.
Bambang Rahardja Burhan Direktur Utama LAPD dalam keterangannya Selasa (29/7) mengungkapkan bahwa, Layman Holdings yang sebelumnya menggenggam 1,12 miliar saham atau 28,24% saham LAPD, melakukan penjualan sebanyak 400 juta saham pada 23 Juli 2025.
“ Transaksi dilakukan pada harga Rp37 per saham,” tulis Bambang.
Setelah aksi penjualan ini, kepemilikan Layman Holdings menyusut menjadi 720 juta saham atau setara 18,15%. Adapun status kepemilikan saham bersifat tidak langsung dan tidak masuk dalam kategori pengendali.
Pada perdagangan hari ini Selasa (29/7) saham LAPD naik Rp5 atau menguat 8,77 persen menjadi Rp62 per lembar saham.
Bambang menyampaikan bahwa aksi divestasi ini dilakukan sebagai bagian dari strategi keuangan internal Layman Holdings, yang tengah melakukan realokasi portofolio investasinya di Indonesia untuk keperluan keuangan perusahaan ke depan.
Sebagai informasi, Leyand International saat ini tercatat dalam papan pemantauan khusus di Bursa Efek Indonesia (BEI), yang artinya saham perseroan berada dalam pengawasan intensif regulator karena sejumlah kriteria tertentu, seperti likuiditas rendah, laporan keuangan belum terkini, atau faktor fundamental lainnya
PT Leyand International Tbk. (LAPD) saat ini bergerak sebagai perusahaan investasi (holding company) dan konsultasi manajemen, serta memiliki fokus pada distribusi barang konsumen (FMCG) melalui akuisisi PT Rusindo Eka Raya (RER). Sebelumnya, perusahaan ini juga sempat bergerak di bidang industri kemasan plastik dan pembangkit tenaga listrik.
Related News
Penjualan Hunian di Proyek Jumbo Agung Sedayu-Salim Group Melesat 34%
Pendapatan PYFA 9M-2026 Naik Dua Digit Jadi Rp2,4T, Rugi Menyusut
IPO ANDA Dibeking Henan (HP), Underwriter yang Terjerat Kasus IPO CUAN
Entitas Gaet Proyek Agrinas, INPS Private Placement Rp125 Miliar
Dua Emiten Mau Rights Issue Digelandang Masuk Papan FCA, Ada Apa?
Emiten Unggas (AYAM) Berbalik Laba, Kantongi Rp17,58 Miliar di Q3 2026





