Lega! Indofarma (INAF) Bebas Jebakan PKPU
MEJENG - Pengurus Indofarma berfoto bersama usai pelaksanaan RUPS Luar Biasa perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indofarma (INAF) bisa bernapas lega. Itu setelah perseroan bebas dari jeratan permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU). Gugatan PKPU oleh Tjahaya Inti Gemilang itu ditolak Majelis Hakim.
Selain menolak, Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Kelas IA Khusus juga menghukum pemohon PKPU untuk memiayar biaya perkara sejumlah Rp2,93 juta. Jadi, perseroan bebas dari gugatan PKPU dengan Nomor Perkara: 3/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst tersebut.
”Kami belum menerima salinan putusan perkara PKPU dari Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Kelas IA Khusus,” tegas Warjoko Sumedi, Corporate Secretary Indofarma.
Gugatan PKPU itu dilatari terdapat kewajiban pembayaran belum diselesaikan oleh perseroan atas transaksi usaha dilaksanakan dengan PT Tjahaya Inti Gemilang Rp6,42 miliar. Tjahaya Inti Gemilang merupakan supplier perseroan.
Namun, Tjahaya Inti Gemilang sebagai pemohon PKPU masih perlu membuktikan lebih lanjut jumlah utang telah jatuh tempo, dan dapat ditagih kepada Indofarma, yang mana hal tersebut membuat utang Tjahaya Inti Gemilang menjadi tidak dapat dibuktikan dengan sederhana. (*)
Related News
Laba Drop, PNBS Defisit Rp1,03 Triliun
UNTR Raup Laba Rp14,81 Triliun, Melorot 24 Persen
Surplus 26,33 Persen, BALI 2025 Koleksi Laba Rp182,28 Miliar
Izin Pemodal, DGNS Private Placement 125 Juta Lembar
Susut 8,78 Persen, Laba MLPT 2025 Sisa Rp336,49 MiliarĀ
ASII Racik Total Dividen Rp390 per Lembar, Izin Investor April 2026





