IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

IDXSHAGROW

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

IDXLQ45LCL

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
Sinerco

Lego 27,42 Juta Saham Distribusi Voucher (DIVA), NFC Indonesia (NFCX) Raup Dana Rp59,24 M

20/02/2022, 08:00 WIB

Lego 27,42 Juta Saham Distribusi Voucher (DIVA), NFC Indonesia (NFCX) Raup Dana Rp59,24 M

EmitenNews.com - PT NFC Indonesia (NFCX) melepas saham Distribusi Voucher Nusantara (DIVA) senilai Rp59,24 miliar. Itu setelah perusahaan mendivestasi 27,42 juta lembar dengan harga pelaksanaan Rp2.160 per saham.


Transaksi penjualan saham Distribusi Voucher dilakukan pada 10 Februari 2022. ”Transaksi divestasi tersebut merupakan realisasi investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung,” tutur Inda Ayu Susanty, Corporate Secretary NFC Indonesia. 


Menyusul transaksi itu, koleksi saham NFC Indonesia di Distribusi Voucher Nusantara mengalami reduksi 1,92 persen menjadi 68,57 juta lembar setara 4,8 persen. Berkurang dari sebelumnya 96 juta lembar alias 6,72 persen.


Per 31 Januari 2022, selain NFC Indonesia, pemegang saham Distribusi Voucher Nusantara lebih dari lima persen terdiri dari PT Asuransi Jiwa Kresna 454,85 juta lembar atau 31,84 persen. PT 1 Inti Dot Com 300 juta lembar alias 21 persen. 


PT Soteria Wicaksana Investama (SWI) 147,14 juta lembar setara 10,30 persen. Selanjutnya, Martin Suharlie mengaveling 116,67 juta lembar atau 8,17 persen. (*)



Author: J S