EmitenNews.com - Pemerintah menyerap Rp9,14 triliun dari lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada Selasa (5/12/2023). Kementerian Keuangan melaporkan dana sebesar itu diserap dari total Rp19,75 triliun penawaran yang masuk.

 

Pemerintah menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara hari ini, Selasa tanggal 5 Desember 2023 melalui sistem lelang Bank Indonesia.

 

Pelelangan Sukuk Negara itu meliputi seri SPNS04062024 (new issuance), PBS036 (reopening), dan PBS003 (reopening). Lalu, PBSG001 (reopening), PBS037 (reopening), PBS034 (reopening) dan PBS038 (new issuance).

 

Siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan RI, Selasa (5/12/2023) menyampaikan bahwa Total penawaran yang masuk sebesar Rp19,75 triliun.

 

Rinciannya, seri SPNS04062024 jumlah penawaran yang masuk Rp6,05 triliun dan PBS036 sebesar Rp3,01 triliun, PBS003 sebesar Rp4,6 triliun. Kemudian, PBSG001 sebesar Rp0,96 triliun, seri PBS037 sebesar Rp1,53 triliun, seri PBS034 sebesar Rp0,63 triliun dan PBS038 sebesar Rp2,95 triliun.

 

Sesuai kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Utang Negara, Menteri Keuangan menetapkan hasil lelang untuk seri SPNS04062024 nominal yang dimenangkan sebesar Rp2 triliun, seri PBS036 sebesar Rp0,5 triliun dan PBS0003 sebesar Rp4,2 triliun.

 

Selanjutnya seri PBSG001 sebesar Rp0,59 trilin dan PBS037 sebesar Rp0,55 triliun, seri PBS038 sebesar Rp1,3 triliun dan seri PSB034 tidak ada nominal yang dimenangkan. 

 

Dengan demikian total nominal yang dimenangkan pada lelang tujuh seri SBSN yang ditawarkan sebesar Rp9,14 triliun. ***