EmitenNews.com - Salah satu petinggi atau Presiden Komisaris PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) telah melakukan penjualan sebagian sahamnya. Adapun tujuan dari pengurangan kepemilikan saham tersebut adalah investasi.

 

Presiden Direktur MARK, Ridwan dalam keterangan resminya pada laman BEI, Jumat (18/3/2022) menuturkan, penjualan saham yang dilakukan Chin Kien Ping dilakukan secara bertahap pada tanggal 11 Maret dan 15 Maret 2022. Adapun total saham MARK yang dilepas sebanyak 40.376.100 lembar saham.

 

"Kisaran harga penjualan saham MARK di level Rp1.135-1.150 per saham,"tutur Ridwan dalam laporan kepemilikan saham MARK, kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat.

 

Dengan demikian dapat diasumsikan bahwa nilai dari transaksi penjualan saham MARK yakni sebesar Rp45,82 miliar - Rp46,43 miliar.

 

Pasca penjualan saham tersebut, kepemilikan saham Chin Kien Ping di MARK berkurang menjadi sejumlah 31.000.000 lembar saham atau 0,82%, dari sebelumnya menggenggam sebanyak 71.376.100 lembar saham atau 1,88%.

 

Sebagai tambahan informasi, saham MARK dalam hitungan satu tahun sejak 18 Maret 2021 hingga 17 Maret 2022 telah mengalami penguatan 15,53 persen atau 160 poin ke level Rp1.190 per saham dibandingkan pada sebelumnya Rp1.030 per saham.

 

Manajemen MARK pun memprediksi pertumbuhan penjualan cetakan tangan di tahun ini berada di kisaran 30%. “Target penjualan kami di tahun 2022 sebesar Rp 1,5 triliun untuk konsolidasi dengan target laba sebesar Rp 450 miliar," ujar Presiden Direktur MARK Ridwan Goh pada awal tahun 2022.

 

Sekadar informasi, MARK belum merilis laporan keuangan tahun 2021. Sementara per kuartal III-2021, penjualan MARK melesat 141,57% (yoy) menjadi Rp 832,14 miliar.

 

Di periode yang sama, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk MARK melonjak 203,60% (yoy) menjadi Rp 276,13 miliar.