EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan lima saham dalam daftar Unusual Market Activity (UMA) pada perdagangan Jumat (22/5). Saham-saham yang masuk radar UMA adalah PT Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO), PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT), PT Pyridam Farma Tbk. (PYFA), PT Indospring Tbk. (INDS), dan PT Multi Garam Utama Tbk. (FOLK).

Dari lima saham tersebut, empat saham menguat dan satu saham melemah. RLCO memimpin penguatan dengan naik 290 poin atau 11,24% ke level 2.870. Disusul INDS menguat 2,70% ke 304, BWPT naik 1,19% ke 85, dan PYFA terkerek 0,85% ke 236. Sementara FOLK terkoreksi 0,93% ke 212.

Manajemen BEI menegaskan bahwa pengumuman UMA bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada investor. 

“Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal,” kata manajemen BEI dalam keterangannya, Jumat (22/5).

BEI mengimbau investor untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi bursa dan mencermati kinerja emiten serta keterbukaan informasinya.

Selain itu, investor diminta mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum mendapat persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.(*)