Listing 10 Maret, Nanotech (NANO) Pasang Harga IPO Rp100 per Saham
:
0
EmitenNews.com - PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) mulai hari ini hingga 8 Maret melakukan penawaran umum dalam rangka Initial Public Offering (IPO) dengan masang harga perdana Rp100 per saham
Dalam prospektus e-IPO hari ini disebutkan, NANO melepas sebanyak 1.285.000.000 saham atau 29,99% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham ke publik dengan harga Rp100 per saham pada nilai nominal Rp10 per saham. Sehingga dana yang bakal diraup dari IPO ini sebesar Rp128, 5 miliar.
Bertindak sebagai Penjamin Emisi Efek : PT UOB Kay Hian Sekuritas.
Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 1.028.000.000 Waran Seri I yang menyertai Saham Baru Perseroan atau sebanyak 34,27% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham ini disampaikan. Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang Saham Baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal Penjatahan. Setiap pemegang 10 Saham Baru berhak memperoleh 8 (delapan) Waran Seri I dimana setiap 1 (satu) Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk mem beli 1 (satu) saham baru.
PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) adalah perusahaan Penelitian & Pengembangan Ilmu Pengetahuan Alam & Teknologi Rekayasa Lainnya & Aktivitas Konsultasi. Rencananya, dana hasil IPO tersebut digunakan untuk belanja modal dan modal kerja. Rincinya, untuk modal kerja sebesar Rp16,39 miliar untuk pembelian mesin dan perlengkapan terkait jasa layanan teknologi berbasis rekayasa material (teknologi rekayasa) Perseroan, dalam rangka menunjang Strategic Business Unit (SBU) Properti dan Konstruksi, serta Strategic Business Unit (SBU) Akuakultur dan Agribisnis.
Selain itu, masih untuk modal kerja sebesar Rp16,7 miliar untuk pembelian mesin dan perlengkapan terkait jasa layanan teknologi kesehatan, kosmetik, dan farmasi dalam rangka mendukung pengembangan dan perluasan usaha Strategic Business Unit (SBU) Kesehatan, Kosmetik, dan Farmasi termasuk untuk pengembangan produk.
Related News
Pemegang Saham Trimitra Prawara (ATAP) Ini Tambah Porsi Kepemilikan
Dua Petinggi Induk Usaha Guardian & IKEA (HERO) Pamit Undur Diri
Bayar Utang ke Bank UOB, TBIG Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25T
Pengendali Tambah Lagi Saham REAL, Porsi Jadi Segini
Dirut FUTR Borong 1 Persen Saham Rp15,3 Miliar
Emiten Real Estate (BBSS) Masih Catat Rugi di Q1 2026





