EmitenNews.com - Harga emas dunia dan harga komoditas logam mulia di pasar domestik kompak mencatatkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/11/2026). Penguatan harga emas global didorong oleh dinamika politik Amerika Serikat serta ekspektasi meredanya konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Berdasarkan data Trading Economics, per Kamis (5/11/2026), harga emas dunia tercatat bergerak naik di atas level USD4.100 per ons. Di pasar domestik, harga jual emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan sebesar Rp3.000 per gram.

Berdasarkan harga resmi yang dirilis di laman logammulia.com pada Kamis (5/11/2026), harga emas Antam per gram berada di level Rp2.557.000 per gram, naik dibandingkan posisi hari Rabu sebelumnya yang tercatat di level Rp2.554.000 per gram.

Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback emas pada Kamis ini berada di level Rp2.357.000 per gram, mengalami kenaikan sebesar Rp13.000 per gram dari posisi hari Rabu kemarin di level Rp2.344.000 per gram.

Kenaikan harga emas global di atas USD4.100 per ons tersebut memperpanjang penguatan dari sesi sebelumnya. Lonjakan ini dipicu oleh kemenangan Partai Demokrat dalam pemilihan paruh waktu di Amerika Serikat yang memperkuat harapan berakhirnya konflik antara AS dan Iran, sehingga memicu penurunan tajam pada harga minyak mentah.

Selain faktor geopolitik, penguatan logam mulia juga mendapat sokongan dari pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat serta penurunan imbal hasil obligasi pemerintah. Mengenai hasil pemilu tersebut, Presiden Donald Trump mengakui bahwa Partai Republik mengalami kekalahan karena perang dan menunjuk kenaikan harga bensin sebagai faktor utama di balik kekalahan tersebut, sambil mengindikasikan bahwa tidak ada rencana segera untuk meningkatkan serangan terhadap Iran.

Penurunan harga minyak global turut mengurangi tekanan inflasi serta meredakan kekhawatiran atas potensi kenaikan suku bunga bank sentral dalam waktu dekat. Pelaku pasar kini menantikan rilis laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat pada hari Jumat yang dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve, di mana para pedagang saat ini mencatat probabilitas sebesar 79 persen untuk kenaikan suku bunga Fed pada bulan Desember menurut CME FedWatch Tool.

Pergerakan harga emas Antam serta dinamika pasar keuangan global ini menjadi indikator penting dalam menentukan strategi investasi aset lindung nilai (safe haven) di tengah fluktuasi ekonomi domestik.

Berikut rincian emas Antam hari ini:

Pecahan 1 gram Rp2.557.000
Pecahan 5 gram Rp12.560.000
Pecahan 10 gram Rp25.065.000
Pecahan 25 gram Rp62.537.000
Pecahan 50 gram Rp124.995.000
Pecahan 100 gram Rp249.912.000
Pecahan 250 gram Rp624.515.000
Pecahan 500 gram Rp1.248.820.000
Pecahan 1.000 gram Rp2.497.600.000.(*)