LPS Sebut Ketahanan Perbankan masih Kuat Ditengah Pandemi yang Belum Berakhir
:
0
EmitenNews.com – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan sejauh ini ketahanan perbankan masih cukup kuat di tengah COVID-19 yang belum benar-benar berakhir.
"Ini didukung oleh tingkat permodalan yang cukup tinggi di level 25,8 persen dan likuiditas yang longgar di tengah meningkatnya tekanan eksternal yang bersumber dari ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina dan percepatan normalisasi kebijakan moneter bank sentral dunia," kata Purbaya dalam Silaturahmi LPS di Jakarta, Selasa (12/4).
Ia menyebutkan total aset perbankan tumbuh 10,3 persen year on year per Februari 2022 ditopang oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 11,1 persen year on year.
Pada saat yang sama penyaluran kredit perbankan tumbuh 6,3 persen year on year atau jauh membaik dibandingkan sepanjang tahun 2020 saat awal pandemi COVID-19 dengan penyaluran kredit terkontraksi minus 2,4 persen yoy.
"Pertumbuhan DPK yang lebih tinggi dari pertumbuhan kredit per Februari 2022, membuat likuiditas perbankan masih longgar dengan rasio kredit terhadap simpanan (LDR) di level 78 persen," katanya.
Related News
20 Saham di Indeks Baru BEI, Apa Saja?
Kinerja Positif, RUPSLB Angkat Christian Lesmana Dirut Bank Neo (BBYB)
BEI Akan Luncurkan IDX Commodity 20, Mulai Efektif 30 Oktober 2026
Baru Tujuh yang Melantai, BEI Pangkas Target IPO 2026 Jadi 15 Saham
BEI Belum Bahas Danantara Jadi Pemegang Saham
Bursa Bicara Target 2027: 25 IPO, Capex Rp670M, & Proyeksi Keuangan





