Manis! Raih Rp240 Miliar, Segar Kumala Indonesia (BUAH) Sudah Oversubscribed 3,24 Kali
:
0
Kiri-kanan: Jajaran Manajemen PT Segar Kumala Indonesia Tbk Direktur Toni Soegiarto, Direktur Utama Renny Lauren, Direktur Vianita Januarini dan Direktur PT Relience Sekuritas Imdonesia Tbk Wilson Sofan. Foto/istimewa
EmitenNews.com—PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH), telah mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribed 3,24 kali sejak penawaran pertama pada 20 Juli lalu. Perseroan saat ini telah meraup dana segar sebesar Rp240 miliar.
Direktur Utama PT Segar Kumala Indonesia Tbk. Renny Lauren mengatakan perseroan bersyukur atas pencapaian di hari terakhir penawaran awal tersebut. Renny pun berharap langkah untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) segera terealisasi sesuai rencana.
“Kami menyambut baik antusias masyarakat pada masa penawaran awal ini. Kami optimistis sebagai salah satu importir dan pedagang besar buah-buahan dan sayuran terlengkap dan terbesar di Indonesia akan menyongsong kinerja yang lebih baik ke depan dengan berbagai strategi dan peluang yang ada,” katanya dalam paparan media di Surabaya, Selasa (26/7/2022).
Renny mengatakan kendati pandemi Covid-19 memukul perekonomian di seluruh dunia tetapi dalam tiga tahun terakhir ini pihaknya masih dapat membukukan tren kinerja yang baik. Untuk itu, tahun ini perseroan masih percaya tren tersebut akan berlanjut apalagi mengingat peluang dari permintaan masyarakat yang terus meningkat.
Perseroan melihat kesadaran akan gaya hidup sehat masyarakat apalagi dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini menjadikan buah-buahan dan sayuran memiliki porsi signifikan dalam konsumsi sehari-hari. Dengan demikian, pihaknya yakin ke depan penjualan kami akan terus bertumbuh.
Related News
Pendapatan CDIA Tembus USD122 Juta, EBITDA Melonjak 65 Persen
MSCI Depak Emiten Ini, Intip Kinerjanya di Kuartal III 2026
Saham EBT Grup Astra Lanjutkan Reli ARB
Sempat 3 Hari ARB Lalu Berlanjut ARA, Saham PTSP Berakhir Digembok
CGV (BLTZ) Catat Penurunan Laba di Q3 2026, Pendapatan Merosot 12%
Sahamnya Anjlok 90% Lebih dalam Setahun, FILM & COIN Divonis UMA BEI





