Masih Tertekan, IHSG Susuri Level 7.026
IHSG belum bisa keluar tekan dan berpotensi kembali mengalami koreksi. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di bawah tekanan. Pemicunya, IHSG belum bisa menjebol resistance level terdekat 7.354. Apalagi, akhir pekan lalu koreksi IHSG disertai volume jual tidak bisa dianggap remeh.
Ya, Jumat, 19 Juli 2024 lalu, IHSG menukik 0,36 persen ke level 7.294. Saat ini, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave 2 dari wave 3. Oleh sebab itu, kalau IHSG menguat akan relatif pendek, dan IHSG rawan terkoreksi kembali.
Adapun area koreksi IHSG diperkirakan akan menguji rentang 7.026-7.199. Level support 7.215-7.176, dan resistance level di kisaran 7.374-7.396. Menilik data itu, MNC Sekuritas merekomendasikan investor untuk mendekati sejumlah saham berikut.
Sari Roti (ROTI) speculative buy Rp970-1.000 dengan target harga Rp1.025-1.060, dan stop loss Rp960. Samudera Indonesia (SMDR) buy on weakness Rp348-378 dengan target price Rp402-418, dan stop loss Rp342.
Unilever Indonesia (UNVR) buy on weakness Rp2.730-2.800 dengan proyeksi harga Rp2.980-3.260, dan stop loss Rp2.700. Wintermar Offshore buy on weakness Rp498-525 dengan target harga di kisaran Rp550-585, dan stop loss Rp470. (*)
Related News
10 Sektor Jadi Pendorong, IHSG Awal Pekan Tancap Gas ke 8.859,19
3 Emiten Asuransi Paling Terdampak POJK 23, Bakal Aksi Korporasi Baru?
Perkuat Strategi, Manulife Indonesia Gelar Mega Kick Off 2026
18 dari 19 Emiten Saham Asuransi Kompak Ngegas Hari Ini, Ada Apa?
Pupuk Kaltim Klaim Produksinya di 2025 Lampaui Target
Tambang Menggeliat, IHSG Tembus 8.804,84 di Sesi I





