EmitenNews.com - Tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 19 Desember 2016, emiten ritel otomotif PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA) menyatakan masih menyimpan dana hasil penawaran umum perdana saham atau IPO. Dana IPO yang belum tersalurkan itu masih lumayan besar yaitu Rp34,7 miliar.

Dalam keterbukaan informasi Rabu, 14 Januari 2026, Direktur BOGA, Johan menjelaskan, Perseroan meraup dana bersih Rp180 miliar dari IPO. Hingga akhir Desember 2025, Perseroan sudah merealisasikannya sebesar Rp145,3 miliar.

Lebih lanjut, Johan menjelaskan, 30 persen dana IPO sebesar Rp55 miliar telah dialokasikan untuk peningkatan penyertaan modal anak usaha PT Surya Anugerah Gempita untuk beli tanah, pembangunan showroom mobil beserta bengkel di Madiun, dan modal kerja.

Selanjutnya, untuk peningkatan penyertaan modal pada anak usaha PT Bintang Perkasa Mobilindo, dialokasikan 14 persen dari dana IPO atau Rp25 miliar untuk pembangunan showroom mobil beserta bengkel di Klaten, dan untuk modal kerja

Kemudian untuk anak usaha PT Bintang Artha Global sebesar Rp3 miliar yang akan digunakan untuk pembelian unit baru untuk disewakan. Terakhir untuk peningkatan penyertaan modal pada PT Semesta Arjuna Gemilang sebesar Rp62,3 miliar.

Manajemen BOGA menyataan juga sisa dana IPO sebesar Rp34,7 miliar disimpan sebagai deposito berjangka tenor 1 bulan dengan imbalan bunga 4 persen.