EmitenNews.com - PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) resmi memiliki pengendali saham baru, yaitu PT Wibowo Group Capital. Kini entitas yang erat dengan nama Andy Wibowo dari Gandasari Group itu menggenggam 82,50% saham MBSS.

Perubahan status pengendali itu rampung pada 31 Juli 2026, di mana PT Galley Adhika Arnawama (penjual) selaku pemegang saham mayoritas MBSS dan PT Wibowo Group Capital (pembeli) telah menandatangani perjanjian jual beli saham, dan penjual telah menyelesaikan penjualan saham dari total ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan melalui mekanisme crossing pada pasar negosiasi Bursa.

Corporate Secretary MBSS, Emy Oktavia mengatakan transaksi antara penjual dan pembeli tidak terdapat hubungan afiliasi dan tidak mengandung benturan kepentingan.

“Setelah penyelesaian atas transaksi ini, penjual tidak lagi menjadi pemegang saham mayoritas perseroan dan pelaksanaan transaksi tidak berdampak material terhadap kegiatan usaha perseroan,” ujarnya.

Laba Naik Tipis, Meski Pendapatan Turun

Bersamaan dengan pergantian pengendali, MBSS juga mengalami penurunan pendapatan dari Rp479,27 menjadi Rp406,87 miliar di semester I 2026. Di saat yang sama, beban langsung pun membengkak 7,01% menjadi Rp315,48 miliar dibanding periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp294,82 miliar.

Beban umum dan administrasi pun tercatat naik 19,97%, dari Rp40,17 miliar menjadi Rp48,19 miliar. Kendati demikian, MBSS masih memperoleh keuntungan dari selisih kurs sebesar Rp82,88 miliar.

Alhasil, laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk berhasil naik tipis 0,42% menjadi Rp203,79 miliar dari Rp202,94 miliar.

Sementara menilik neraca, total aset MBSS tercatat naik 10,88% dari posisi per 31 Desember 2025 sebesar Rp4,32 triliun menjadi Rp4,79 triliun di semester I 2026. Liabilitas naik 63,12% menjadi Rp663,91 miliar dari Rp407,01 miliar, dan ekuitas meningkat 5,10% menjadi Rp4,12 triliun dari Rp3,92 triliun.

Adapun posisi kas dan setara kas pada akhir periode tercatat Rp2,14 triliun.