MEJA Gelontor Saham Bonus 1,78 Miliar Lembar, Telisik Jadwalnya
engurus Harta Djaya menilik dari dekat pergerakan perdana saham perseroan di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Harta Djaya Karya (MEJA) bakal menggelontor saham bonus Rp35,76 miliar. Itu dengan menerbitkan saham baru dari saham bonus maksimal 1,78 miliar eksemplar. Saham bonus dari agio saham itu, dibalut dengan nilai nominal Rp20.
Pembagian saham bonus kepada para pemegang saham itu, dari sebagian tambahan modal disetor per 31 Desember 2024. Dengan begitu, total saham ditempatkan dan disetor penuh perseroan maksimal menjadi 4.023.903.676 lembar.
Dengan perhitungan itu, rasio pembagian saham bonus 10:8. Setiap pemilik 10 saham lawas perseroan akan memperoleh 8 saham bonus bukan merupakan dividen saham, tetapi dari agio saham yaitu kelebihan setoran pemegang saham di atas nilai nominal setelah dikurangi biaya emisi efek ekuitas.
Bilamana pemegang saham memperoleh saham dalam bentuk pecahan atau kurang dari satu saham maka saham pecahan tersebut dilakukan pembulatanke bawah, dan perseroan tidak akan mengeluarkan saham yang tidak dapat ditentukan kepemilikannya (saham sisa).
Pembagian saham bonus dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan, dan memberikan benefit kepada pemegang saham. Selain itu, pembagian saham bonus diharap menambah likuiditas perdagangan saham, dan memberi investasi lebih optimal bagi pemegang saham.
Kalau rencana itu, mendapat restu investor dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada 8 April 2026 mendatang, maka jadwal saham bonus menjadi sebagai berikut. Cum bonus pada reguler dan pasar negosiasi pada 16 April 2026.
Ex bonus pada reguler dan pasar negosiasi pada 17 April 2026. Cum bonus pasar tunai pada 20 April 2026. Ex bonus pasar tunai pada 21 April 2026. Pendistribusian saham bonus pada 8 Mei 2026. (*)
Related News
LPCK Raup Marketing Sales Rp1,65 Triliun, Segmen Ini Dominan
Kantongi Restu, BUVA Gaspol Right Issue 50 Miliar Lembar
Pengendali Lego Rp1,38 Triliun, Saham NCKL Anjlok 6,17 Persen
Surplus 103 Persen, Grup Sinarmas (SMAR) Tabulasi Laba Rp2,58 Triliun
BPTR Diguyur Kredit Jumbo Hampir Rp700M, Ini Rencana Penggunaannya
Nol Utang, Marjin Laba 48 Persen: DMAS Pamer Fundamental Super Sehat





