MEJA Menangkan Tender Proyek Nilai Jumbo dari RAJA
:
0
Manajemen PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) ketika mencatatkan sahamnya di BEI.
EmitenNews.com - PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) disebut telah memenangkan kontrak tender dengan nilai jumbo. Kontrak tersebut renovasi interior gedung kantor milik PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).
Manajemen MEJA menyebutkan bahwa MEJA memenangkan kontrak pekerjaan renovasi interior gedung kantor milik RAJA.
“MEJA telah memenangkan kontrak lelang tersebut dan informasi resminya kemungkinan diumumkan dalam beberapa minggu mendatang. Sedangkan pengerjaan ditargetkan mulai Agustus tahun ini,” jelas manajemen MEJA, Selasa (23/7).
Harta Djaya Karya (HDK) merupakan perusahaan dengan bisnis di industri konsultasi desain, konstruksi interior, dan pabrikasi furniture. Emiten ini memperluas layanannya dengan menawarkan konsultasi desain komprehensif, mulai perencanaan ruang hingga pemilihan bahan.
Tak hanya konstruksi, MEJA juga menyediakan pabrikasi furniture khusus. Produk furniture yang diproduksi secara custom-made dan loose furniture seperti meja, kursi, dan sofa, yang dapat disesuaikan kebutuhan proyek dan preferensi tiap klien.
Sementara itu, berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), MEJA tercatat sebagai saham pendatang baru tahun ini dengan tingkat kenaikan harga pesat mencapai 138,82%.
Saham MEJA telah menguat dari level harga perdana Rp 103 pada 12 Februari 2024 menjadi Rp 246 per saham pada penutupan perdagangan Senin (22/7/2024).
Direktur Utama MEJA Richie Adrian Hartanto sebelumnya mengatakan, perseroan akan terus memperkuat kinerja keuangan dengan sejumlah inisiatif bisnis. Penguatan harga tersebut juga didukung target manajemen MEJA untuk membagikan dividen dengan rasio 35% dari total keuntungan.
Related News
RAJA & Anak Usaha Amankan Fasilitas Pembiayaan Syariah Maybank Rp250M
Pemegang Saham BUMI Tambah 7.586 SID, Saham Anjlok 30,3% dalam Sebulan
Penjualan Ekspor TRIS Tembus Rp802 Miliar, Sumbang 60% Pendapatan
Langkah Awal Dongkrak Free Float, ROTI Tarik 514 Juta Saham Treasuri
Pefindo Beri Rating idA(sy) untuk Sukuk Surge (WIFI) Rp1,25 Triliun
Gencar Tarik Utang Bank, Liabilitas ASPR Naik 21% per Kuartal III-2026





