IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

IDXSHAGROW

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

IDXLQ45LCL

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
Sinerco

Melambung 354 Persen, Laba Bersih Bukit Asam (PTBA) Kuartal I-2022 Senilai Rp2,27 Triliun

18/05/2022, 06:45 WIB

Melambung 354 Persen, Laba Bersih Bukit Asam (PTBA) Kuartal I-2022 Senilai Rp2,27 Triliun

EmitenNews.com - PT Bukit Asam (PTBA) tiba bulan pertama 2022 mencatat pendapatan Rp8,2 triliun. Melesat 105,43 persen dari periode sama tahun lalu Rp3,99 triliun. Beban pokok Rp4,75 triliun, menanjak 59,93 persen dari edisi sama tahun lalu Rp2,97 triliun. 


Laba kotor menanjak 238,23 persen menjadi Rp3,45 triliun dari periode sama tahun lalu Rp1,02 triliun. Efeknya, laba bersih tercatat Rp2,27 triliun, melejit 354,61 persen dari periode sama tahun lalu Rp500,52 miliar. 


Perseroan menyedot investasi Rp416,4 miliar, melambung 2.535 persen dari edisi sama tahun lalu Rp167,62 miliar. Kas setara kas akhir periode mencapai Rp6,1 triliun, naik 38,63 persen dari periode sama tahun lalu Rp4,43 triliun. Liabilitas Rp12,46 triliun, naik 4,97 persen dari periode akhir 2021 sejumlah Rp11,87 triliun. 


Liabilitas jangka pendek Rp7,96 triliun, dan liabilitas jangka panjang Rp4,5 triliun. Ekuitas Rp26,52 triliun, naik 9,36 persen dari edisi akhir 2021 senilai Rp24,25 triliun. Total aset mencapai Rp38,98 triliun, melesat 7,91 persen dari periode akhir 2021 sejumlah Rp36,12 triliun. (*)



Author: J S