IDXINDUST

 -0.03%

IDXINFRA

 -0.22%

IDXCYCLIC

 -0.21%

MNC36

 0.16%

IDXSMC-LIQ

 0.23%

IDXHEALTH

 -0.32%

IDXTRANS

 0.16%

IDXENERGY

 -0.60%

IDXMESBUMN

 0.47%

IDXQ30

 0.26%

IDXFINANCE

 0.35%

I-GRADE

 0.36%

INFOBANK15

 0.61%

COMPOSITE

 0.13%

IDXTECHNO

 -0.39%

IDXV30

 -0.21%

ESGQKEHATI

 0.38%

IDXNONCYC

 0.49%

Investor33

 0.26%

IDXSMC-COM

 0.10%

IDXBASIC

 0.01%

IDXESGL

 0.21%

DBX

 -0.32%

IDX30

 0.20%

IDXG30

 0.23%

ESGSKEHATI

 0.29%

IDXSHAGROW

 -0.48%

KOMPAS100

 0.14%

PEFINDO25

 0.05%

BISNIS-27

 0.29%

ISSI

 -0.22%

MBX

 0.18%

IDXPROPERT

 -0.19%

LQ45

 0.19%

IDXBUMN20

 0.55%

IDXHIDIV20

 0.27%

JII

 -0.39%

IDX80

 0.13%

JII70

 -0.31%

SRI-KEHATI

 0.43%

IDXLQ45LCL

 0.11%

SMinfra18

 0.45%

KB Bukopin
Sawit Sumbermas Sarana

Melesat 49,6 Persen, Citra Marga Nusaphala (CMNP) Catat Laba Rp729 M di Kuartal III

30/11/2022, 17:40 WIB

Melesat 49,6 Persen, Citra Marga Nusaphala (CMNP) Catat Laba Rp729 M di Kuartal III

EmitenNews.com - PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) hingga kuartal III-2022 mencatakan laba bersih sebesar Rp729,63 miliar atau naik 49,6 persen dibanding periode sama tahun 2021 yang tercatat Rp487,77 miliar.

 

Dalam laporan keuangan kuartal III 2022 tanpa audit emten pengelola jalan tol itu yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia(BEI), Rabu (30/11) disebutkan kenaikan laba ditopang pendapatan meningkat 65,6 persen  menjadi Rp3,187 triliun yakni dari pendapatan jasa kontruksi sebesar 107 persen menjadi Rp1,845 triliun.

 

Selain itu pendapatan tol ruas lingkar dalam Kota Jakarta tumbuh 25,1 persen menjadi Rp830,35 miliar. Lalu, pendapatan tol ruas Depok-Antarasari naik 33,8 persen menjadi Rp158,76 miliar. Berikutnya, ruas Simpang susun Waru- Bandara Juanda terkerek 35,5 persen menjadi Rp122,29 miliar dan  ruas Soreang Pasir Koja yang naik 27,3 persen menjadi Rp83,783 miliar. Bahkan CMNP mulai meraih pendapatan dari ruas Cisumdawu sebesar Rp27,8 mliar.

 

Walau beban pokok pendapatan bengkak menjadi Rp2,194 triliun, tapi laba kotor tetap naik 91,7 persen menjadi Rp1,145 triliun. Tapi laba kotor tetap tumbuh 27,4 persen menjadi Rp993,17 miliar.

 

Menariknya, CMNP dapat menekan biaya keuangan sebesar 70,5 persen menjadi Rp55,521 miliar. Sehingga laba sebelum pajak final dan penghasilan naik 44 persen menjadi Rp867,95 miliar.

 

Sementara itu, kewajiban bertambah 6,5 persen dibanding akhir tahun 2021 menjadi Rp5,173 triliun. Pada sisi lain, ekuitas meningkat 7,6 persen menjadi Rp11,327 triliun.


Author: K M