EmitenNews.com - MNC Energy (IATA) menyudahi 2025 dengan performa kurang meyakinkan. Emiten besutan Hary Tanoesoedibjo (HT) itu, mengemas laba bersih USD7,61 juta, susut 0,78 persen dari periode sama tahun sebelumnya USD7,67 juta. So, laba per saham dasar merosot ke level USD0,00024 dari USD0,00030. 

Pendapatan usaha USD79,63 juta, anjlok 32,45 persen dari posisi sama tahun sebelumnya USD117,89 juta. Beban langsung USD35,08 juta, menciut dari sebelumnya USD63,69 juta. Laba kotor terkumpul USD44,55 juta, mengalami penyusutan dari akhir tahun sebelumnya sejumlah USD54,19 juta. 

Beban penjualan USD23,21 juta, susut dari USD26,15 juta. Beban usaha USD5,43 juta, menciut dari USD7,73 juta. Pendapatan bunga USD227,04 ribu, melonjak dari USD108,81 ribu. Beban keuangan USD5,05 juta, menipis dari USD6,07 juta. Beban lain-lain bersih USD565,86 ribu, berkurang dari USD1,94 juta. 

Rugi selisih kurs USD789,78 ribu, bengkak dari USD662,73 ribu. Laba bersih tahun berjalan USD8,27 juta, naik dari USD7,67 juta. Jumlah ekuitas USD134,88 juta, melonjak dari USD108,36 juta. Total liabilitas USD103,45 juta, susut dari USD119,6 juta. Jumlah aset USD238,33 juta, menanjak dari USD227,96 juta. (*)