Mengekor Wall Street, IHSG Kembali Menyala
:
0
Seseorang berjalan berlatar layar gerakan IHSG. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street kemarin kembali ditutup menguat. Itu setelah bergerak cukup fluktuatif ditopang kenaikan saham sektor teknologi. Ya, sektor tekonologi diuntungkan kebijakan terbaru presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Berdasar kebijakan terbaru Trump, beberapa kategori barang dikecualikasn dari kebijakan tersebut. Misalnya, smartphone, komputer, dan barang elektronik (termasuk semikonduktor) dari pengenaaan tarif resiprokal. Pengecualian itu, bersifat tidak permanen, dan menjadi objek tarif impor 20 persen soal Fentanyl.
Penguatan kembali bursa Wall Street diprediksi menjadi sentimen positif pasar. Sementara itu, tidak sedikit emiten melakukan buyback, dan membagi dividen berpeluang menjadi tambahan katalis positif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG).
Oleh sebab itu, Indeks diprediksi akan bergerak melanjutkan penguatan dengan kisaran support 6.295-6.220, dan resistance 6.440-6.515. Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia merekomendasikan investor untuk mnnyerok saham JPFA, TINS, GOTO, MAPI, BRIS, dan ERAA. (*)
Related News
Aset Terjaga, Pefindo Ganjar idAAA(sf) Sertifikat Efek Terbitan SMF
Rem Ekspor Bahan Baku, Pembangunan Smelter Dikaji Ulang
Waspada Tekanan IHSG Lanjut Hari Ini
Harga Drop, Tambang Diminta Tahan Produksi, Emiten Nikel Siap-Siap
HBA Kalori Rendah Naik, Peluang Bagi Emiten Tambang
Pemerintah Siapkan Storage Minyak Baru di Sumatra





