EmitenNews.com—PT Bank BTPN Tbk (BTPN) telah menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) 2022. Dalam RUPSLB tersebut, para pemegang saham menyepakati pengangkatan Henoch Munandar sebagai direktur utama baru hingga RUPST tahun 2025.
Direktur Kepatuhan Bank BTPN Dini Herdini mengungkapkan pelaksanaan RUPSLB hari ini merupakan bentuk komitmen kami untuk melanjutkan proses suksesi kepemimpinan di Bank BTPN serta mengisi posisi direktur utama yang lowong sejak kepergian kandidat direktur utama secara mendadak pada bulan Maret lalu.
"Seluruh jajaran manajemen yakin bahwa di tangan kepemimpinan direktur utama baru, Bank BTPN akan semakin maju dan senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah di tengah upaya nasional untuk kembali bangkit dari pandemi COVID-19," jelas dia.
Sebelumnya, Henoch telah menjalani dan memenuhi berbagai proses nominasi, termasuk uji kemampuan dan kepatutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai bagian dari proses seleksi.
Pada kesempatan yang sama, Henoch turut menyampaikan perkembangan kinerja Bank BTPN pada Semester I-2022 melalui Public Expose yang digelar secara hibrid sebagai bentuk keterbukaan informasi.
Berdasarkan data di Linkedin, Henoch Munandar sebelumnya menjabat sebagai Risk Director di Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) sejak 2013-2019. Setelah itu, ia menjabat sebagai Direktur BTPN.
Henock merupakan lulusan manajemen dari Universitas Atma Jaya Jakarta. Ia mengawali karirnya di PT Indomarco pada 1989 hingga 1991.
Selanjutnya, ia masuk ke industri perbankan sejak tahun 1991 yang diawali dengan bergabung di Bank Susila Bakti selama periode 1991–1993, lalu PT BII in 1993, Panin Bank in 1993–1995, PT Bogor Multifinance pada 1995.
Lalu, ia bergabung dengan Bank of Tokyo MItsubhisi UFJ pada periode 1995-2006 dengan jabatan Co Head Local Coporate Banking.
Setelahnya, ia pindah ke Bank Danamon dengan posisi Deputi SMEC Riks Head pada tahun 2006-2010. Lalu pada 2010-2013, Henock bergabung dengan DBS Bank dan menjabat sebagai Deputi Credit Risk Head.
Related News
Kinerja URBN Tertekan, Rugi Membengkak ke Rp174 Miliar
Pantau! Ini Sederet Keputusan Penting Investor Untuk CBUT
Pyridam Farma (PYFA) Raih Restu Aksi Korporasi dari Pemegang Saham
Dalam Pemulihan Industri Domestik, Laba Emiten Semen Ini Naik 111%
CBRE Kantongi Fasilitas Kredit USD45 Juta dari Maybank
Emiten Keponakan Prabowo (TRIN) Catat Penjualan Q1 Anjlok Drastis





