EmitenNews.com - PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) semakin gencar melakukan ekspansi bisnis sejak dikuasai oleh Kookmin Bank. Setelah mengumumkan akan meluncurkan bank digital, Bank KB Bukopin akan mengembangkan segmen Korean Link Business.


Ekspansi bisnis KB Bukopin ini mencakup penyaluran kredit (lending) dan penghimpunan dana (funding) kepada perusahaan Korea Selatan. Perseroan berhasil memperoleh kepercayaan dari sejumlah perusahaan besar asal Korea Selatan yang berkolaborasi di Korean Link Business yang dikelola KB Bukopin ini. Perusahaan ini diantaranya adalah Lotte Group, LG Electronics, Hyundai, Hankook Tire, dan Lock & Lock. 


“Pada kuartal I tahun 2022 ini, jumlah total perusahaan Korea Selatan yang telah terjaring dalam Korean Link Business itu sebanyak 51 perusahaan. Rinciannya, sebanyak 7 perusahaan dalam penyaluran kredit (lending) dan 44 perusahaan dalam penghimpunan dana (funding),” kata Presiden Direktur KB Bukopin Chang Su Choi.


Manajemen KB Bukopin optimistis bisa meningkatkan segmen Korean Link Business lantaran perusahaan Korea Selatan yang berinvestasi dan berekspansi di Indonesia ini semakin atraktif. Merujuk data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), nilai investasi Korea Selatan pada 2021 sebesar US$ 1,64 miliar yang mencakupi sebanyak 2.511 proyek.


Dari sisi kinerja, Bank KB Bukopin juga mengalami perbaikan yang cukup drastis. Berkat Korean Link Business tersebut, nilai penghimpunan dana per akhir 2021 naik 395,8% dari 2020 mencapai Rp 7,82 triliun. Sementara tingkat penyaluran kredit pada 31 Desember 2021 mencapai RP 420 miliar


Jika dilihat data kuartal III-2021, perolehan dana pihak ketiga (DPK) KB Bukopin tumbuh 28,24% menjadi Rp 56,48 triliun.


Peningkatan penhimpunan dana itu juga diimbangi dengan penyaluran kredit yang juga positif. Tercatat penyaluran kredit KB Bukopin di kuartal III-2021 mencapai Rp 53,94 triliun.


Pada periode yang sama tercatat total aset KB Bukopin mencapai Rp 89,27 triliun.