Saham Bangkit, Komisaris MDKA Serok Harga Bawah
Suasana temaram lokasi tambang emas besutan Merdeka Copper Gold. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Andrew Phillip Starkey menambah timbunan saham Merdeka Copper Gold (MDKA). Itu dilakukan sang komisaris perseroan tersebut dengan menyerok 300 ribu eksemplar. Transaksi pembelian telah dipatenkan pada 22 Januari 2026.
Penambahan kepemilikan saham itu, dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp3.078 per lembar. Harga beli itu, tergolon diskon 192 poin alias 5,87 persen dari penutupan perdagangan saham perseroan edisi 22 Januari 2026 di posisi Rp3.270 per eksemplar.
Menyusul penuntasan transaksi itu, warga negara Ingris tersebut dipaksa merogoh kocek senilai Rp923,4 juta. Sebagai konsekuensi dari transaksi itu, Andrew kini mengemas 2,93 juta saham emiten tambang emas asuhan Sandiaga Uno tersebut setara dengan 0,012 persen.
Mengalami lonjakan dari periode sebelum transaksi dengan tabulasi 2,63 juta eksemplar. Donasi saham sebelum transaksi itu, sederajat dengan porsi kepemilikan 0,011 persen. Sepanjang perdagangan Senin, 26 Januari 2026, saham Merdeka Gold melejit 150 poin alias 4,55 persen menjadi Rp3.450 per eksemplar.
Dalam tempo sebulan terakhir, saham perseroan telah meroket 1.130 poin atau 48,71 persen dari edisi 29 Desember 2025 di posisi Rp2.320. Dan, sepanjang tahun ini, saham perseroan telah melesat 1.120 poin selevel 48,07 persen dari posisi 2 Januari 2026 di kisaran Rp2.330 per lembar. (*)
Related News
Telisik, Ini Performa MLBI Sepanjang 2025
Borong Kapal, ELPI Right Issue Rp739,35 Miliar
Susut 15 Persen, Rugi Airasia (CMPP) Sisa Rp1,29 Triliun
Akhiri 2025, Laba dan Penjualan SMSM Moncer
Kebut Right Issue 996,67 Juta Helai, Saham CASH Terjun Bebas
Laba Meroket 304 Persen, BUKA Akumulasi Rugi Rp7,11 Triliun





