Menguap 49,6%, Pakuwon Jati (PWON) Raih Laba Semester I-2023 Rp1,24 Triliun
EmitenNews.com -PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) membukukan laba bersih sebesar Rp1,24 triliun pada semester I 2023, atau naik 49,6 persen dibanding periode sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp829 miliar.
Dalam keterangan resmi emiten properti itu, Senin (31/7/2023) dijelaskan, PWON membukukan pendapatan bersih semester 1 2023 sebesar Rp2,897 triliun, atau tumbuh 5,3 persen dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2,751 triliun.
Sedangkan laba kotor semester I 2023 tercatat sebesar Rp 1,618 triliun, atau tumbuh 14,1 persen dibanding periode sama tahun 2022 lalu yang tercatat sebesar Rp1,418 triliun.
Sedangkan EBITDA tercatat sebesar Rp1.622 triliun, atau naik 12,1 persen dibanding tahun sebelumnya, Rp1,447 triliun.
Sementara itu, pendapatan berulang semester 1 2023 mencapai Rp2,209 triliun atau 24 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 1,781 triliun.
Rinciannya, pendapatan penyewaan retail mal sebesar Rp 1,532 triliun, atau tumbuh 22 persen dibanding tahun lalu yang tercatat Rp1.254 miliar, pendapatan penyewaan kantor sebesar Rp155 miliar, naik 4 persen dari tahun lalu yang sebesar Rp148 miliar dan pendapatan layanan gaya hidup sebesar Rp522 miliar, atau naik 38 persen dibanding tahun lalu yang sebesar Rp 379 miliar.
Namun pendapatan pengembang di semester 1 2023 mencapai Rp688 miliar, amblas 29,1 persen dibanding tahun lalu yang tercatat sebesar Rp970 miliar.
Adapun Marketing Sales atau pra-penjualan semester 1 2023 mencapai Rp600 miliar, atau turun dibandingkan tahun lalu, yang tercatat sebesar Rp800 miliar.
Rinciannya, penjualan rumah tapak sebesar 43 persen. Lalu, condominium 54 persen dan perkantoran 3 persen.
Related News
ELSA Tuntaskan Survei Seismik 3D OBN Zulu NorthÂ
BIPI Ungkap Transaksi Anyar
Sepanjang 2025, Laba dan Pendapatan PNBN Tumbuh Minimalis
Andalkan BSD City, BSDE Optimistis Raup Prapenjualan Rp10 Triliun
Laba SOCI Melorot 55 Persen, Telisik Ini Penyebabnya
Melejit 48 Persen, BNII Sudahi 2025 dengan Laba Rp1,65 Triliun





