Menilik Kesiapan BEI Dalam Peluncuran Bursa Karbon di Tahun 2024
:
0
EmitenNews.com—Regulator Pasar Modal Indonesia yaitu Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini sedang menyiapkan perdagangan karbon dengan membuat sistem perdagangan bursa karbon. Bursa karbon menjadi salah satu target BEI dapat mulai terealisasi pada 2024.
Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang mempersiapkan mekanisme perdagangan bursa karbon sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang menargetkan aktif di tahun 2023.
Direktur Utama BEI Iman Rachman menuturkan perdagangan karbon akan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sedangkan BEI akan menjalankan fungsi sebagai bursa karbon. "Proses bursa sudah siap, kita menunggu arahan," tutur Iman.
Secara detail, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengatakan kemungkinan besar bursa karbon tidak seperti bursa saham. "Pihak-pihak yang bisa memiliki karbon kredit tentu bukanlah perorangan. Kemudian sebagai pembelinya juga tentu pihak-pihak yang membutuhkan karbon kredit," katanya saat temu wartawan di Jakarta, Kamis (2/2).
Dia mengatakan, model perdagangannya, dari sisi pihak yang melakukan penjualan dan pembelian merupakan badan usaha. Namun Jeffrey mengatakan masih mendiskusikan badan usaha mana yang menjadi penjual dan pembeli. Jeffrey juga menyampaikan hingga kini bursa karbon masih didiskusikan antara BEI dan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.
Related News
Tarif Rp0 Pencatatan Hak Cipta, Peluang Talenta Kreatif Lindungi Karya
BPS Punya Perhitungan, Bekerja Satu Jam Sepekan Bukan Pengangguran
Kasus Korupsi Pengadaan Digitalisasi SPBU, Sedihnya Dirut KAI
Bidik Investasi, KIJA Gelar ASEAN–China Industrial Cooperation Forum
Satu Lagi Jenderal Polisi Tersangka Penyadapan Presiden, Ini Perannya
Sadap Telepon Presiden, Mensesneg Sebut Arahnya Makar dan Berbahaya





