Menkeu: Pembangunan Infrastruktur Keluarkan Negara Berkembang dari Middle Income Trap
EmitenNews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memaparkan berbagai upaya pemerintah Indonesia dalam menciptakan pembangunan infrastruktur berkelanjutan hingga ke tingkat Pemerintah Daerah. Hal itu disampaikan Menkeu dalam Side Event on G20 Infrastructure Investors Dialogue yang merupakan rangkaian acara 3rd G20 FMCBG-FCBD Meeting di India, tepatnya di Kota Gandhinagar, Gujarat.
Di forum tersebut, Menkeu mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan komponen penting bagi negara berkembang seperti Indonesia untuk mampu keluar dari Middle Income Trap, yakni kondisi di mana suatu negara berpenghasilan menengah tidak bisa keluar menjadi negara maju.
Oleh karenanya, pemerintah Indonesia berupaya mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan melalui berbagai macam strategi.
"Pertama, melalui hadirnya UU HKPD untuk mendukung Pemda meningkatkan infrastruktur publik, sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, juga menurunkan ketimpangan sosial", ujar Menkeu sebagai dikutip dari akun Instagram @smindrawati pada Senin (17/07).
Pemerintah Pusat juga memberikan akses kepada Pemda untuk mendapatkan pembiayaan infrastruktur daerah melalui soft loan BUMN.
"Program ini berperan penting mendukung pertumbuhan ekonomi di masa pandemi, melalui public-private financing, hingga akses ke pasar modal melalui obligasi dan sukuk daerah", jelasnya.
Selain itu, demi memperkuat komitmen Indonesia, Sri Mulyani menjelaskan bahwa pada Presidensi G20 Indonesia tahun lalu pemerintah juga telah memperkenalkan ESG Framework for Infrastructure Financing yang menghasilkan umpan balik dan dukungan positif dari banyak mitra pembangunan.
Menkeu pun mengungkapkan harapannya agar forum ini dapat menjadi ajang bagi para anggota G20 untuk bisa berbagi dan belajar bersama membangun masa depan yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.(*)
Related News
IHSG Kian Menyala, Borong Saham IMPC, PANI, dan TINS
Apa Itu Saham Gorengan? Begini Cara Menghindarinya
IHSG Bangkit! Ditutup Lompat 2,52 Persen ke Level 8.122
Biaya Transaksi Kurang Kompetitif Jadi Hambatan Utama Bursa Kripto RI
SBN Ritel Perdana 2026, Penawaran ORI029 Dibuka hingga 19 Februari
IHSG Rebound ke 8.047 di Sesi I (3/2), 10 dari 11 Sektor Mulai Bangkit





