Menyambut Bulan Puasa di Masa Pandemi, Ini Tips Keuangan Agar Pengeluaran Tidak Membengkak
:
0
Bulan puasa sudah di depan mata. Dan biasanya akan diiringi dengan kenaikan harga barang, atau pengeluaran yang membengkak. Padahal berpuasa seharusnya malah mengurangi pengeluaran, karena ada jatah makan yang ditiadakan selama beberapa waktu, sampai magrib menjelang.
Salah satu cara yang mudah untuk menyiasati agar pengeluaran tidak membengkak adalah dengan menyadari ke mana dan kenapa pengeluaran itu menjadi ekstra. Atau, ikuti 5 tips keuangan ini, agar pengeluaran selama bulan puasa tidak membengkak.
- Kurangi cemilan berbuka puasa
Selama bulan puasa, di beberapa daerah tertentu mendadak akan ada tenda-tenda penjualan bubur candil atau hidangan buka puasa lainnya. Mulai dari aneka gorengan, jajan pasar, bubur candil, es buah dan lain-lain, semuanya menjadi sulit untuk ditolak.
Apalagi dengan niatan memberikan rewardatau hadiah pada anak yang baru pertama kali puasa, atau dengan alasan tradisi setiap buka puasa seperti itu, maka hidangan sore yang biasanya tidak ada menjadi ada dan banyak.
Membuat sendiri akan jauh lebih murah daripada membeli. Apalagi kalau dengan membeli, justru malah menambah beban pengeluaran, maka hal ini tidak bisa dikatakan sehat secara finansial. Kalau memang harus membeli hidangan buka puasa seperti ini, buatlah budget khusus dan perhitungkan dengan baik, agar tidak terlalu menyiksa pos-pos keuangan lain.
- Buatlah meal plan atau rencana menu makan selama sebulan
Dengan membuat meal plan, atau rencana makan selama sebulan, Anda akan dengan mudah bisa memperhitungkan berapa sebenarnya pengeluaran untuk bulan puasa. Tambahkan sedikitnya 10% dari budget untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok.
Meal planjuga akan membantu Anda untuk tidak berlebihan dalam menyiapkan makanan sahur dan buka puasa. Bayangkan makanan yang mungkin terbuang kalau Anda hanya akan masak tanpa perencanaan, padahal hal ini sebenarnya bisa disiasati.
Manfaatkanlah frozen foodatau makanan siap saji dan makanan beku lainnya, sehingga pengeluaran benar-benar bisa Anda perhitungkan. Ingatlah, bahwa Anda masih bekerja, sehingga persiapan buka puasa atau sahur sebaiknya seringkas dan sesederhana mungkin, tanpa mengurangi nilai dari puasa itu sendiri.
- Budgetkan dana buka puasa
Meski masih dalam kondisi pandemi, beberapa kerabat tentu ingin mengundang Anda dengan alasan buka bersama. Kalau Anda tidak siasati, acara berbuka bersama akan menjadi salah satu penyebab terbesar membengkaknya pengeluaran selama bulan puasa.
Pilihlah dan budgetkan acara buka puasa bersama yang mungkin ingin Anda datangi, dan disiplin. Tidak ada salahnya membuat rencana sejak awal, karena kondisi ekonomi juga belum pulih sepenuhnya. Untuk beberapa orang ada kemungkinan tidak menerima THR, atau THR yang diberikan hanya sebagian dan dicicil. Jadi, jangan terlalu dini berharap pada THR, gunakan budget pengeluaran yang ada untuk mengatur pengeluaran.
Related News
Sempat Terancam Diblokir, Wikimedia Akhirnya Patuhi Aturan Indonesia
Kurangi Impor LPG, Begini Kolaborasi MIND ID, Bukit Asam dan Pertamina
Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun, Mulianya Target Presiden
IHSG Menguat Seiring Aksi Bargain Hunting Investor, Cek Penjelasannya
Rupiah Makin Anjlok ke Rp17.326, Dipicu Sentimen Ini
Mirae: Kebijakan "Predictable" Kunci Pemulihan Kepercayaan Investor





