IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
victoria sekuritas

Meroket 540 Persen, Sumber Global (SGER) Edisi 2021 Dulang Laba Bersih Rp199,87 Miliar

04/05/2022, 10:15 WIB

Meroket 540 Persen, Sumber Global (SGER) Edisi 2021 Dulang Laba Bersih Rp199,87 Miliar

EmitenNews.com - PT Sumber Global Energy (SGER) sepanjang 2021 membukukan pendapatan Rp3,92 triliun. Meningkat 93,10 persen dari periode sama tahun lalu Rp2,03 triliun. Beban pokok pendapatan senilai Rp3,55 triliun, meroket 84,89 persen dari edisi sama 2020 di level Rp1,92 triliun.


Sumber Global mengantongi laba kotor Rp366,26 miliar, melesat 247 persen dibanding periode sama 2020 di level Rp105,55 miliar. Sumber Global mengantongi laba bersih Rp199,87 miliar, menanjak 540,81 persen dari periode sama 2020 di kisaran Rp31,19 miliar.


Liabilitas jangka pendek tercatat Rp792,86 miliar, dan liabilitas jangka panjang Rp10 miliar. So, total liabilitas mencapai Rp802,9 miliar. Jumlah ekuitas dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp434,1 miliar. Total jumlah aset sebesar Rp1,23 triliun.


Pada 18 Februari 2022, Welly Thomas mendivestasi 2,64 juta lembar dengan harga pelaksanaan Rp1.330 per lembar senilai Rp3,51 miliar. Transaksi CEO Sumber Global Energy itu, untuk divestasi dengan status kepemilikan saham tidak langsung. Pasca-transaksi, porsi kepemilikan saham Welly turun 4,98 persen dari sebelumnya 5,11 persen. (*)



Author: J S