Meski Laba Melonjak 70 Persen Jadi Rp171,02 M, Utang Bukaka (BUKK) Bengkak ke Rp2,71 T
Sedangkan, besaran laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per 31 Maret 2023 tercatat Rp171,02 miliar atau melonjak 70,12 persen dibanding capaian di Kuartal I-2022 yang sebesar Rp100,53 miliar.
Related News
Bursa Efek Filipina Catat Kepemilikan Saham Pertamina NRE di CREC
Fundamental Solid, Kredit BBNI Melesat 16 Persen
Kinerja IOTF Solid, EBITDA Meningkat Dua Kali Lipat
Kuartal III 2025, Laba HEXA Terpangkas 12,36 Persen
Mumpung Drop, Pengendali IMPC Serok 51,88 Juta Lembar
Susul Dirut, Ibu Kandung CIO Danantara Cabut dari LPKR





