MFIN Pede Permintaan Pembiayaan Tetap Naik, Meski Suku Bunga BI Melonjak
:
0
EmitenNews.com—Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5,75% . Hal itu diputuskan dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada 18-19 Januari 2023 lalu.
Menanggapi hal tersebut, Managing Director PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) Christel Lasmana menyatakan kenaikan suku bunga merupakan tantangan khusus untuk industri pembiayaan.
"Di Mandala sendiri kami secara aktif memonitor dan mengantisipasi risiko kenaikan suku bunga, untuk menyesuaikan dan memperkuat strategi funding dan bisnis kami di tahun 2023, sehingga tidak mempengaruhi kinerja kami dalam penyaluran pembiayaan kepada masyarakat," jelasnya, Kamis (16/01/2023).
Dia melanjutkan outlook ekonomi yang relatively positif dari pemerintah di tahun 2023 juga membuat pihaknya tetap optimistis permintaan pembiayaan akan meningkat. Hal itu sejalan dengan keinginan masyarakat dan konsumen untuk terus bangkit secara ekonomi.
Di sisi lain, dia menyatakan dalam hal pembiayaan, Mandala memutuskan untuk tidak menaikkan suku bunga untuk saat ini. "Kami lebih fokus terhadap pelepasan kredit yang tepat sasaran sesuai dengan prinsip kehati-hatian, serta terus berupaya mendorong sektor produktif," jelasnya.
Sebelumnya, Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat obligasi Mandala Multifinance (MFIN) idA. Surat utang tersebut bernilai total Rp310 miliar. Obligasi tersebut jatuh tempo pada Desember 2022.
Related News
Laba Bersih Riil Indofood Diatribusikan ke Pemilik Entitas Induk Turun
Emiten Unggas (AYAM) Transaksi Aset, Nilai Capai Rp70 Miliar
Masuknya Djarum & Tren 5G Menyengat Reli Saham BACH, Ini Kata Pengamat
Emiten Harry Tanoe (BHIT) Melesu, Laba Bersih Anjlok 52 Persen
Ditopang Produksi Panas Bumi, Pertumbuhan PGE (PGEO) Meningkat
ASLC Bidik Penjualan di Caroline Tembus Rp1T, Digitalisasi Jadi Kunci





