MFIN Ungkap Aksi Baru Usai Merger dengan ADMF
Manajemen MFIN ketika menggelar RUPST.
EmitenNews.com - PT Mandala Multifinance Tbk. (MFIN) per Senin (15/9) pihaknya mengabarkan suksesi pembelian kembali saham alias buyback dari investor yang menolak rencana penggabungan usaha perseroan dengan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF).
Corporate Secretary MFIN, Andreas Dwi Kurniawan, dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Senin (15/9) menerangkan pembayaran buyback tersebut dilakukan pada hari ini, Senin (15/9).
Usai aksi tersebut, perseroan kini terpampang memiliki sejumlah 1.537.253 saham treasuri (treasury stock).
Andreas menambahkan, aksi korporasi ini menyebabkan jumlah saham yang beredar di publik berkurang menjadi 35.446.285 lembar atau kurang dari 5%. Namun, kepemilikan MUFG Bank Ltd sebagai pemegang saham utama tidak mengalami perubahan yakni, tetap sebesar 4.462.989.914 lembar saham.
“Pembelian kembali saham ini tidak berdampak signifikan terhadap kondisi keuangan perseroan karena dana telah disiapkan sejak awal,” jelas Andreas.
Sebagai catatan, penggabungan MFIN dan Adira Finance (ADMF) merupakan strategi konsolidasi bisnis MUFG di Indonesia untuk memperkuat portofolio bisnis multifinance. Hasil total aset gabungan ditakar mencapai Rp38,4 triliun.
Rencana merger tersebut diumumkan pada April 2025 dan ditargetkan efektif per 1 Oktober 2025, dengan catatan memperoleh persetujuan regulator, termasuk dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Related News
Masih Catat Rugi di 2025, GIAA Gaspol Pemulihan Tahun Ini
IPCM Raup Pendapatan Rp1,47 Triliun, Laba Tumbuh Dua Digit di 2025!
Kinerja DYAN 2025 Tertekan Anjloknya Event Korporasi dan Pemerintah
Afiliasi Happy Hapsoro Borong Saham RAJA Rp24 Miliar
Emiten Sawit Haji Isam (PGUN) Panen Laba 2025 Melonjak 101 Persen
HOPE Right Issue Rp266M untuk Akuisisi TMMS, Potensi Dilusi 50 Persen





