EmitenNews.com -Manajemen PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) optimistis pendapatan tahun 2023 akan tumbuh positif seiring transaksi mobil bekas yang semakin bergairah.

 

"Peningkatan tren penjualan mobil bekas tersebut seiring dengan perkembangan penjualan mobil nasional Januari-April tahun ini yang mencapai 339.962 unit, naik 5,2%% YoY dibandingkan 320.120 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya," kata Presiden Direktur ASLC, Jany Candra dalam keterangan tertulis, Kamis (1/6).

 

Perseroan melihat prospek bisnis mobil bekas tahun ini dengan optimis, didorong oleh tren positif dari berbagai faktor. Pertama, pelemahan kembali harga minyak dari level puncak akan mengurangi tekanan inflasi, serta meningkatkan mobilitas. Kedua, rebound penjualan mobil baru ke tingkat pra-pandemi diperkirakan akan menimbulkan kenaikan permintaan mobil bekas.

 

"Tren ini cukup signifikan mengingat bahwa mobil baru menjadi semakin mahal setiap tahunnya, sehingga mobil bekas menjadi pilihan yang relatif lebih terjangkau," ujar Jany.


Selain itu, lonjakan permintaan kredit kendaraan baru selama empat kuartal terakhir diperkirakan akan menghasilkan pasokan kendaraan yang lebih tinggi untuk dijual melalui lelang pada tahun 2023. Khususnya, pada Q1-2023, JBA melihat adanya peningkatan volume lelang, yaitu mencapai 19.373 unit (meningkat 8,81% QoQ dan 6,16% YoY), sejalan dengan pertumbuhan permintaan kredit kendaraan yang terpantau sejak Q1-2022.

 

Berdasarkan pandangan tersebut, JBA Indonesia, unit usaha lelang mobil Perseroan menargetkan volume penjualan lelangnya minimal mencapai 38.000 unit unit pada tahun ini - mendekati level pra-pandemi. Untuk meningkatkan penawaran layanannya dan menarik lebih banyak peserta, JBA Indonesia menggandeng Mega Insurance untuk memberikan manfaat tambahan berupa asuransi kendaraan Total Loss Only (TLO).