Morris Capital Siap Tuntaskan Akuisisi Saham PIPA pada 10 Oktober 2025
:
0
ilustrasi akuisisi. DOK/ISTIMEWA
EmitenNews.com -PT Morris Capital Indonesia (MCI) tinggal selangkah lagi untuk menjadi pengendali baru PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA). Pasalnya, MCI telah mengumumkan kesepakatan penting sengan Pemegang Saham Pengendali (PSP) PIPA, yakni Junaedi, Nanang Saputra, dan Hendrik Saputra.
Kesepakatan itu tertuang melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) rencana pengambilalihan saham mayoritas PIPA pada Senin, 6 Oktober 2025.
Melalui perjanjian ini, MCI selaku calon pembeli sepakat untuk mengakuisisi sebanyak 43,8 persen saham yang dimiliki oleh PSP. Ditambah dengan 5,1 persen saham yang telah dimiliki MCI sebelumnya, total kepemilikan saham MCI di PIPA akan mencapai 48,9 persen, menjadikan MCI sebagai pemegang saham pengendali baru PIPA.
Kesepakatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang MCI untuk memperluas portofolio investasi dan memperkuat posisi di sektor industri yang menjadi fokus utama perusahaan.
“Kami percaya bahwa pengambilalihan ini akan membawa sinergi positif bagi pertumbuhan PIPA ke depan, serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Direktur PT Morris Capital Indonesia, Noprian Fadli, dikutip Rabu, 8 Oktober 2025.
Proses finalisasi pengambilalihan dijadwalkan paling lambat diselesaikan pada 10 Oktober 2025, sesuai dengan ketentuan Pasal 5 ayat (1) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi pasar modal Indonesia, MCI menegaskan bahwa seluruh proses pengambilalihan akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Setelah penyelesaian transaksi, MCI berkomitmen untuk melaksanakan penawaran tender wajib kepada pemegang saham publik, sebagaimana diatur dalam POJK 9/2018.
Informasi lebih lanjut terkait transaksi ini akan disampaikan melalui keterbukaan informasi sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.
Related News
Peringkat ADCP Digerus ke idCCC, Pefindo Soroti GalBay Kupon Obligasi
Arah Baru, GPSO Selaraskan Strategi Usai Akuisisi oleh Tjokro Group
Perkuat Pasar B2B, GULA Bidik Akuisisi Pabrik Gula di Sragen
Diversifikasi Bisnis, SOLA Patok Pendapatan 2026 Tumbuh 23,5 Persen
Baru Tuntas, ASII Lanjut Buyback Rp8 Triliun
WINE Putuskan Penyaluran Dividen 24 Persen Laba





