Naik 30 Persen, Waskita Beton (WSBP) Targetkan Kontrak Baru Rp3,5 T di 2022
:
0
EmitenNews.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menargetkan kontrak baru sebesar Rp3,5 triliun pada 2022, tumbuh sekitar 30 persen dibanding pencapaian 2021 sebesar Rp2,7 triliun.
"Kami memiliki motivasi dan semangat yang baik untuk meraih target di tahun ini," kata Direktur Utama PT Waskita Beton Precast Tbk FX Poerbayu Ratsunu dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Optimisme WSBP didukung oleh potensi pasar yang cukup besar dari proyek Grup Waskita. WSBP siap menangkap peluang pada proyek pengembangan jalan tol yang dilakukan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Selain itu, WSBP juga akan berpartisipasi pada jenis proyek infrastruktur lainnya yang dikerjakan Grup Waskita seperti proyek bendungan, transmisi, dan jalur kereta.
"Potensi pasar dari internal Grup Waskita masih sangat besar, khususnya untuk proyek-proyek jalan tol yang berlokasi di Jawa dan Sumatera," kata Poerbayu.
WSBP, lanjut Poerbayu, juga memiliki pengalaman dan kapasitas produksi yang mencukupi untuk mendukung pembangunan proyek Grup Waskita. Selain mengincar proyek dari Grup Waskita, WSBP juga memiliki target proyek baru dari proyek dari pasar eksternal yang berasal dari proyek pemerintah, BUMN, dan swasta. WSBP memiliki produk-produk precast yang dapat diaplikasikan pada berbagai proyek infrastruktur maupun bangunan.
"Kami optimis dapat menangkap peluang pasar eksternal dari swasta, BUMN dan anak usahanya seperti pembangunan infrastruktur dan ibu kota negara baru. Selain itu kami juga meningkatkan partisipasi pada proyek pemerintah," tambahnya.
Dengan ditargetkannya kontrak baru tersebut dan ditambah kontrak carry over dari tahun 2021 sebesar Rp3,7 triliun, maka WSBP memperkirakan total nilai kontrak dikelola perusahaan pada 2022 dapat mencapai Rp7,2 triliun.
Nilai tersebut nantinya akan menjadi potensi pendapatan usaha WSBP hingga akhir tahun. Untuk mencapai target tersebut, WSBP akan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki perusahaan.
WSPB memiliki sembilan pabrik precast yang terletak di Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Total kapasitas produksi dari sembilan pabrik tersebut mencapai 3,7 juta ton per tahun. Selain itu, WSBP juga memiliki 29 Batching Plant untuk produk readymix yang terletak di berbagai wilayah di Indonesia.
Related News
Atasi Kendala Overcapacity, SMGR Pacu Ekspor dan Transformasi Bisnis
Saham Produsen GT Man (RICY) Top Loser, Direksi Jual Habis Kepemilikan
Usai Jual Aset Rp65M, Lancartama Sejati (TAMA) Ungkap Diakuisisi DBS
WSKT Catat Kontrak Baru Rp3,1 Triliun, Kebut Bandara Timor Leste
RATU Bagi Dividen Rp122,17 Miliar, 46 Persen Laba 2025
Aktor hingga Keponakan Luhut Kompak Mundur usai RAAM Merugi Rp34M





