Net Buy Rp353 Miliar, IHSG Turun Tipis Pada Penutupan Kamis (2/6)
:
0
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan perdagangan sore hari ini Kamis (2/6) turun tipis 0,25 poin ke level 7.148,72. Sementara investor asing mencatatkan pembelian bersih atau net buy Rp340,9 miliar di seluruh pasar.
Total perdagangan di BEI hingga penutupan sore hari ini mencapai 24,45 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 19,83 triliun. Investor asing melakukan aksi beli sebesar Rp7,2 triliun dan aksi jual asing sebesar Rp6,9 triliun. Sehingga investor asing mencatatkan pembelian bersih atau net buy Rp340,9 miliar diseluruh pasar.
Sebanyak 278 saham menguat. Ada 263 saham yang turun harga dan 151 saham stagnan. Saham - saham yang nilainya terbesar dibeli asing atau net buy adalah PT Astra International Tbk (ASII) Rp 255,5 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 135,7 miliar, dan PT Timah Tbk (TINS) Rp 102,7 miliar.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; PTDU yang naik 33 point atau menguat 32,67% ke level 134. BMSR menguat 24,85% atau bertambah 88 point ke level 442. INCI menguat 24,78% atau naik 145 point ke level 730. LPIN menguat 24,75% atau naik 125 point ke level 630. DFAM yang naik 92 point atau menguat 24,59% ke level 466.
Saham-saham yang tergolong top losser antara lain; KBLI -24 point atau melemah -6,93% ke level 322. NPGF melemah -6,89% atau koreksi -6 point ke level 81. ABMM terkoreksi -210 point atau melemah -6,88% ke level 2.840. TFAS turun -350 point atau melemah -6,86% ke level 4.750. DGNS melemah -24 point atau turun -6,85% ke level 326.
Related News
Prospek Damai AS-Iran Belum Jelas, Kurs Rupiah Melemah Rabu Sore
IHSG Jadi yang Terburuk di Asia, Sentimen MSCI Gagal Bendung Aksi Jual
Asing Kembali Kabur dari BBRI–TPIA, Jual Bersih Sesi I Capai 0,97T!
IHSG Sesi Siang (24/6) Mendadak Ambruk 1,62 Persen ke 6.002, Kenapa?
Industri Semikonduktor Booming, Samsung Siapkan Buyback Besar-Besaran
IPOT Sukses Edukasi Komunitas eSports via Kapolda Jateng Cup 2026





