Ngotot Mau Akuisisi Jungleland Yang Masih Merugi, Ini Alasan JGLE
:
0
Salah satu wahana permainan di Jungleland, Sentul
EmitenNews.com - PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) bersiap menggelar rights issue jumbo dengan menerbitkan sekitar 8,28 miliar saham baru guna menggalang dana sekitar Rp413,9 miliar.
Dana tersebut akan digunakan untuk mengakuisisi 61,86% saham PT Jungleland Asia (JLA) dari PT Adiprotek Envirodunia, aset yang dalam tiga tahun terakhir masih mencatatkan rugi bersih.
Emiten terafiliasi grup Bakrie tersebut menetapkan harga pelaksanaan Rp50 per saham dengan rasio HMETD 270:99, yang disusun berdasarkan kebutuhan pendanaan akuisisi.
Di tengah catatan kinerja JLA yang belum positif, manajemen JGLE tetap melihat peluang besar dari sisi aset.
"Kawasan Jungleland di Sentul dinilai memiliki landbank strategis dengan dukungan infrastruktur dan fasilitas premium yang siap dikembangkan," ujar Manajemen JGLE menjawab permintaan tanggapan atas pertanyaan Bursa Efek Indonesia pada Rabu, (18/3/2025).
Menurut Manajemen JGLE, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi diversifikasi, mengingat portofolio lahan Perseroan saat ini masih terkonsentrasi di Bogor dan Jonggol.
Manajemen JGLE juga menilai akuisisi ini berpotensi meningkatkan pendapatan, menekan risiko konsentrasi bisnis, serta mendorong valuasi Perseroan dalam jangka panjang meski di sisi lain, investor dihadapkan pada risiko dilusi dan eksekusi dari aset yang belum menghasilkan laba.
Related News
Kinerja Kuartal I ATLA, Laba Tergerus Hingga 40 Persen
Dua Bos Besar Wilmar Cahaya (CEKA) Kompak Resign Usai Laba 2025 Jeblok
Emiten Prajogo (BRPT) Cetak Rekor, EBITDA Kuartal I Melejit 288 Persen
Saham 12 Kali ARA Beruntun dan 2 Saham FCA Ini Dikunci BEI, Ada Apa?
AEP Nusa Caplok 98,26 Persen Saham PNGO, Sinyal Backdoor Listing?
Laba CBDK Melesat, Capai 317 Persen Q1 2026





