EmitenNews.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merombak total jajaran direksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Nicolas D Kanter diangkat menjadi Direktur Utama (Dirut) dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) digelar Kamis (23/12). 

 

Nicolas menggantikan Dana Amin yang menjabat sebagai Dirut Aneka Tambang sejak 19 Desember 2019. Sebelumnya, Nico merupakan Direktur Utama PT Vale Indonesia Tbk (INCO), yang menjabat sejak 2011 hingga April 2021.

 

Berikut merupakan jajaran komisaris dan direksi baru ANTM :Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen : FX Sutijastoto, Komisaris : Dio Seno Widagdo, Bambang Sunarwibowo, Komisaris Independen : Anang Sri Kusuwardono dan Gumilar Rusliwa Somantri.

 

Direktur Utama : Nicolas D. Kanter, Direktur Operasi dan Produksi : I Dewa Bagus Sugata Wirantaya, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Elisabeth RT Siahaan, Direktur Pengembangan Usaha : Bapak Dolok Robert Silaban dan Direktur Sumber Daya Manusia : Basar Simanjuntak.

 

Corporate Secretary Antam Yulan Kustiyan menjelaskan, Nicolas D. Kanter secara resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama Antam. Penunjukan itu merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Kamis (23/12/2021).

 

"Harapannya kami perseroan bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi ke depannya, dan sebagaimana diketahui selama 9 bulan pertama di tahun 2021, perusahaan kembali mencatatkan kinerja operasi dan keuangan yang solid," kata dia dalam konferensi pers, Kamis (23/12/2021).

 

Yulan memerinci hingga September 2021, capaian Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) mencapai Rp 3,94 triliun. Kemudian hingga September 2021, laba kotor Antam mencapai Rp 5,14 triliun atau naik 77% dari periode yang sama tahun lalu serta laba usaha juga mengalami kenaikan 63% menjadi Rp 2,35 triliun. Adapun penjualan bersih hingga September 2021 mencapai Rp 26,48 triliun atau naik 47% dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Serta laba tahun berjalan sebesar Rp 1,71 triliun atau naik 105% dari periode yang sama tahun lalu.

 

Pada 2022, kata Yulan, Antam akan fokus untuk mengembangkan basis pelanggan dalam negeri terutama pemasaran untuk produk emas dan juga bijih nikel Antam. "Hal tersebut seiring dengan pertumbuhan tingkat penyerapan pasar dalam negeri. Ke depannya dengan potensi bisnis yang ada, Antam optimis mencapai kinerja yang optimal," ujarnya.

 

Di samping itu, Antam juga mengungkapkan akan terus melakukan evaluasi yang efektif dan cermat dengan mengedepankan skala prioritas dalam penyusunan rencana belanja modal. "Terkait aktivitas yang mengutamakan keselamatan kerja, serta kesinambungan operasi organik perusahaan, baik itu mendukung proyek pengembangan utama serta aktivitas pengembangan eksplorasi," jelas Yulan.