Nippon Indosari (ROTI) Akan Tambah Bisnis Baru Jual Produk Susu dan Coklat
:
0
EmitenNews.com - PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) berencana melakukan penambahan kegiatan usaha yang belum terdapat di Anggaran Dasar. Adapun kegiatan usaha baru tersebut adalah Perdagangan Besar Susu dan Produk Susu (KBLI 46326) serta menjalankan usaha industri makanan dari coklat dan kembang gula dari coklat (KBLI 10732).
Dalam keterangan resminya Senin (20/6) manajemen ROTI menyebutkan , Perseroan bergerak di bidang usaha perdagangan pangan, dalam hal ini adalah Roti, berencana untuk meningkatkan kinerjanya dengan menambahkan kegiatan usaha berupa perdagangan olesan coklat dan susu kemasan. Kegiatan usaha tersebut saat ini bukan merupakan salah satu dari bidang usaha Perseroan.
"Untuk produk olesan coklat, Perseroan akan melakukan produksi sendiri dengan memanfaatkan investasi pabrik olesan coklat yang sedang dalam tahap pembangunan serta didukung oleh tenaga kerja yang kompeten. Sedangkan untuk produk susu kemasan, akan di produksi oleh pihak ketiga, yaitu pabrik susu yang sudah sangat berpengalaman dalam memproduksi susu kemasan,"jelas Manajemen ROTI.
Rencana penambahan bidang usaha Perseroan sejalan dengan kebutuhan dan perkembangan komposisi penduduk Indonesia serta sejalan dengan pertumbuhan pasar susu Indonesia dan pasar olesan coklat sehingga. Perseroan memahami pola kebutuhan konsumen Indonesia akan makanan dan minuman dalam kemasan yang mudah didapatkan, terjamin kualitas maupun freshness produk tersebut sebagai jenis atau kategori produk yang lebih sehat.
"Perseroan menghadirkan produk olesan coklat dan susu kemasan yang memiliki 2 ukuran kemasan, yang diharapkan bisa menjadi pilihan utama untuk semua kalangan. Rencana penambahan bidang usaha Perseroan memberikan nilai tambah berupa tambahan pendapatan dan laba dari produk olesan coklat dan susu kemasan serta ekspansi bisnis yang sejalan dengan bisnis utama roti,"paparnya.
Related News
PBV Menarik, Penghuni Tetap MSCI, Laba GGRM Melejit Ratusan Persen
Barito Pacific Raup Pendapatan USD8,69 Miliar per September 2026
Pasar Aset Kripto Tertekan, Kinerja COIN Terdongkrak Segmen Derivatif
Laba BREN Naik 21,8% Jadi USD161 Juta, Sahamnya Anjlok 81,5% YTD
Penjualan Indofood Tembus Rp101,5 Triliun hingga Akhir September 2026
Tambah Modal! Merdeka Battery (MBMA) Bakal Private Placement Lagi





