OJK & APRDI Luncurkan Pintar Reksadana,Bidik Rp1.812T dari Pasar Modal
:
0
Gelaran pekan reksadana di gedung BEI, Jakarta, Senin (27/4/2026). Foto: EmitenNews/Rifki
EmitenNews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) resmi meluncurkan program pintar reksadana dalam gelaran pekan reksadana 2026 di main hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/4/2026).
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi menyebut, peluncuran program tersebut menjadi momentum strategis untuk mempercepat inklusi investasi khususnya terhadap generasi muda.
Merujuk Bappenas, kebutuhan investasi nasional sebesar Rp47.277 triliun. Dari jumlah tersebut, pasar modal diharapkan mampu mengambil peran melalui berbagai instrumen pendanaan seperti saham, obligasi dan instrumen efek lainnya.
"Angka target 3,81 persen atau setara Rp1.812 triliun," kata Hasan di Bursa Efek Indonesia, Senin (27/4/2026).
Hasan juga menyampaikan, jumlah investor di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Hingga April 2026, jumlahnya mencapai sekitar 26,12 juta investor, dengan 54,71 persen berusia di bawah 30 tahun.
"Bahkan kami mencatat NAB mencapai 700 triliun, dengan ytd 5,18 persen," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Presidium APRDI, Lolita Liliana mengatakan, peluncuran Program Pintar Reksadana menjadi puncak kegiatan dari rangkaian acara pekan reksadana 2026.
Sebelumnya, APRDI telah menggelar road show di beberapa tempat, yaitu Surabaya (7–8 April), Semarang (9–10 April), Medan (14–15 April), Makassar (16–17 April), Jakarta (20 April), Bandung (20–21 April) dan Palembang (23 April).
"Peluncuran tersebut menjadi rangkaian pekan reksadana, dengan mengusung investasi setenang itu#ReksaDanaAja, kampanye program Pintar reksadana ini diharapkan mampu mencapai tujuan masa depan (melalui investasi)," ujar Lolita.
Related News
Hadapi Lonjakan Permintaan di Aceh, SMGR Pacu Produksi dan Distribusi
Korban Gempa NTT 47 Orang, Prabowo Terjunkan Tim Gabungan
Korban Gempa NTT Terus Berjatuhan, Ketua DPR Serukan ini
Di Parlemen, Presiden Mau Izinkan Dwi Kewarganegaraan Tapi Ada Syarat
Pidato Presiden, APBN 2027 Naik Jadi Rp4.097 Triliun, Ini Kata Purbaya
Gempa NTT M 7,7 Guncang Nusa Tenggara Timur, Juga Terasa di Makassar





