Omicron Mengancam, Saham Terkait Kesehatan dan Stay at Home Dapat Diperhatikan
EmitenNews.com - IHSG diperkirakan kembali bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Rabu (1/12). Jika breaklow 6540, IHSG berpotensi uji level psikologis ke 6500.
Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan, memperkirakan tekanan jual investor asing masih akan berlanjut pada perdagangan Rabu (1/12) ini.
"Sentimen negatif utama berasal dari kekhawatiran peningkatan kembali kasus baru Covid-19, menyusul penemuan varian baru omicron yang diperkirakan memiliki tingkat replikasi lebih tinggi," katanya.
Peningkatan kasus dikhawatirkan berdampak negatif pada pemulihan ekonomi global, mengingat peningkatan kasus umumnya diikuti dengan pengetatan restriksi kegiatan masyarakat. Hal ini dikhawatirkan meningkatkan tekanan pada inflasi ditengah kondisi supply chain disruption yang tengah berlangsung.
Oleh sebab itu, menurut Valdy, untuk saat ini pelaku pasar dapat mempertimbangkan swing trading pada saham-saham healthcare, seperti KAEF, IRRA, PRDA, SIDO dan MIKA.
"Selain itu, saham-saham yang diuntungkan dari kecenderungan stay-at-home, seperti ASSA, MARI, MNCN dan EMTK dapat diperhatikan," jelasnya.(fj)
Related News
Bos BEI Sebut Ada Dua IPO Lighthouse di Awal 2026, Siapa Saja?
Beda Nasib Dua Saham Penghuni Terlama Papan Pemantauan Khusus
Melihat Lagi Gerak DCII dan DSSA, Saham dengan Harga Tertinggi per Lot
Ungguli Bursa Malaysia, IHSG Terbaik Ketiga ASEANĀ
POPSI Khawatir Kenaikan Pungutan Ekspor Lemahkan Daya Saing Sawit RI
TKDN Industri Hulu Migas Hingga 2025 Setara Rp388 Triliun





