Oregon Akan Ikuti California Setop Penjualan Kendaraan Bertenaga BBM
:
0
EmitenNews.com - Departemen Kualitas Lingkungan Oregon (DEQ) mengumumkan akan mengikuti jejak negara bagian California menghentikan penjualan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) pada 2035.
Dilansir comonews, DEQ ingin mengadopsi aturan untuk menghentikan penjualan semua mobil gas baru pada tahun 2035 dan mendorong industri otomotif untuk mulai membuat lebih banyak kendaraan listrik.
Selama bertahun-tahun, industri otomotif telah bergerak ke arah kendaraan listrik dan akan terus melakukannya. Namun direktur Asosiasi Dealer Mobil Oregon mengingatkan yang perlu mendapat perhatian utama adalah kesiapan infrastruktur, seperti stasiun pengisian, yang dikhawatirkan tidak akan mampu mengimbangi.
Selain itu industri khawatir jika negara tidak dapat memproduksi bahan dan baterai yang cukup untuk mendukung permintaan kendaraan listrik hanya akan memaksa orang membeli kendaraan dari luar negara bagian.
Pejabat DEQ Oregon mengatakan larangan penjualan mobil berbahan bakar gas dan dorongan untuk membangun mobil listrik akan membantu mengurangi emisi dan memperlambat dampak perubahan iklim.
“Gubernur [Kate] Brown memberi kami misi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca,” kata Susan Mills, juru bicara DEQ Oregon. “Aturan Advanced Clean Cars II sangat membantu dalam mencapai tujuan itu,” tambahnya.
Badan tersebut ingin mengadopsi aturan yang sama dengan California, yang mengizinkan pengecualian untuk aturan emisi nasional melalui Clean Air Act. Celah itu memungkinkan California membuat kebijakan yang lebih ketat.
"Kami berada di sekelompok negara bagian yang mengikuti keputusan California," kata Mills.
Tetapi para pemimpin industri otomotif Oregon skeptis bahwa mereka dapat memenuhi tenggat waktu aturan untuk produksi kendaraan listrik.
"Ada tiga hal yang mempengaruhi adopsi kendaraan listrik. Pertama soal biaya, kedua infrastruktur, dan ketiga ketersediaan produk," kata Greg Remensperger, wakil presiden eksekutif dari Oregon Auto Dealers Association.
Related News
Kemenperin Siapkan Insentif Bentengi Industri Dari Gejolak Geopolitik
Dibuka Loyo, IHSG Pagi bergerak Volatil
Konflik Memanas, Laju IHSG Tersendat
IHSG Konsolidatif, Jala Saham INDF, AMRT, MAPI, PGEO, dan JPFA
IHSG Rapuh, IPOT Sarankan Fokus Trading Saham Nikel dan CPO
Perlahan Bangkit, Indeks Bakal Uji 7.119-7.224





